Terkini Daerah
Takut Tempat Angker, 2 Siswa di Ciamis Selamat dari Tragedi Susur Sungai yang Tewaskan 11 Orang
Dua pelajar MTs Harapan Baru Cijeungjing pilih melarikan diri tak ikut kegiatan susur sungai karena mendapat kabar Sungai Cileuer adalah tempat angker
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
Dia mengatakan karena berada di belokan, meski permukaannya kelihatan tenang namun di bawah permukaan Leuwi Ili tersebut diduga terjadi pusaran air.
“Mungkin diperkirakan airnya dangkal. Karena sekitar Leuwi banyak hamparan baru. Apalagi hari ini arus tidak deras dan malah terlihat tenang karena sudah beberapa hari tidak hujan,” katanya.
Di dasar leuwi dengan kedalaman 3 meter tersebut menurut Ismael terdapat hamparan batu.
Katanya 11 korban yang meninggal ditemukan diantara sela-sela batu.
“Dengan kondisi Leuwi Ili semacam tersebut memang cukup berbahaya untuk dilewati apalagi bagi yang tidak bisa berenang. Bagi yang bisa berenang juga berbahaya, kalau berenangnya pakai sepatu dan bawa ransel. Leuwi ini kan cukup dalam,.” Ujar Ismael yang mengaku juga sering memancing di Leuwi Ili tersebut.
2 Orang Selamat
Proses evakuasi sendiri dilakukan dengan tim gabungan yang terdiri dari Tim SAR dan BPBD Kabupaten Ciamis serta dengan sekitar 20 warga yang ikut membantu.
Korban ditemukan berada di satu titik yang merupakan pertemuan dua sungai.
Terakhir, jasad korban yang berhasil dievakuasi adalah Zahra (14) sekitar pukul 20.20 WIB malam.
Korban meninggal tersebut 8 orang laki-laki dan 3 orang perempuan.
Kesebelas jenazah korban dibawa ke kamar mayat RSU Ciamis, masing-masing atas nama; Kansa (perempuan), Aldo, Fatah, Candra, Alpian, Kafka, Dea (perempuan), Fahri, Farurozi, Aditya dan Zahra.
Sementara korban selamat, Fabian dan Tamayana.
Satu persatu jenazah korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR yang berdatangan ke lokasi kejadian termasuk oleh warga.
Korban terakhir yang ditemukan atas nama Zahra (14).
“Berbagai potensi SAR melakukan pencarian termasuk dari Basarnas Pos Tasikmalaya.” ujar Kabid Darlog BPBD Ciamis, Memet Hikmat.