Terkini Daerah
Marah saat Dinasihati Jangan Main TikTok, Istri di Surabaya Dibunuh Suaminya
Gara-gara ngeyel membuat konten TikTok yang mengundang komentar pria, seorang istri di Surabaya dibunuh oleh suaminya sendiri.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Djasmi (46) dipukuli hingga tewas oleh suami sirinya IA (48) di kediaman mereka di Jalan Wisma Tirto Agung Asri Kav 4, Kelurahan Gunung Anyar Nomor 98, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (15/10/2021).
IA sempat kabur seusai melakukan aksinya hingga akhirnya kini sudah berhasil dibekuk polisi pada Sabtu (16/10/2021).
Kepada pihak kepolisian, IA mengakui ia membunuh istrinya gara-gara emosi sang istri nekat main TikTok.
Baca juga: Sebelum Dibunuh, Tuti Terus-terusan Cari Momen Habiskan Waktu Bareng Keluarga
Baca juga: Takut Tempat Angker, 2 Siswa di Ciamis Selamat dari Tragedi Susur Sungai yang Tewaskan 11 Orang
Dikutip TribunWow.com dari SURYA.co.id, pelaku kesal lantaran korban selalu mengunggah konten yang mengundang komentar laki-laki di aplikasi TikTok.
Suatu ketika, pelaku memergoki korban berbicara dengan laki-laki asing di media sosial (medsos).
Pelaku mengaku sudah beberapa kali menasihati korban.
"Pengakuannya memang cemburu. Korban beberapa kali diingatkan oleh pelaku namun tidak digubris," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana, Sabtu (16/10/2021).
10 tahun hidup bersama, pelaku dan korban intens saling berselisih paham sejak dua bulan terakhir.
Puncaknya terjadi ketika korban marah saat dinasihati pelaku.
"Dua bulan terkahir sudah kerap cekcok terkait masalah konten media sosial. Lalu pas kejadian, tersangka kembali mengingatkan soal perilaku korban. Namun korban marah kepada tersangka, hingga akhirnya tersangka emosi," beber Mirzal.
Korban yang marah memicu pelaku emosi dan nekat berbuat brutal menghajar istrinya hingga tewas.
"Saat ini, tersangka masih kami lakukan pemeriksaan. Nanti kami akan melakukan pra rekonstruksi guna mengungkap fakta dari kejadian tersebut," ungkap Mirzal.
Korban Curhat Tidak Kuat
Sebelum pelaku tertangkap, anak korban Septia Pratama sudah menduga jika akar permasalahan kasus ini dipicu konten TikTok korban.
Saat kejadian penganiayaan, Septia Pratama tengah bekerja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/2-4-kelurahan-gunung-anyar-surabaya-jumat-15102021.jpg)