Terkini Daerah
11 Siswa MTs di Ciamis Tewas saat Susur Sungai, Keluarga Korban Salahkan Sekolah: Tidak Ada Izin
Pelajar yang tewas saat mengikuti kegiatan susur sungai, jasadnya ditemukan di sela-sela batu.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Menyusul kejadian tersebut dilakukan pencarian dari berbagai potensi SAR yang datang ke lokasi kejadian termasuk oleh warga.
Disampaikan oleh Herdiat bahwa ketika tim kepanduan melakukan kegiatan susur sungai di lokasi yang biasanya memiliki arus tenang.
Namun, pada Jumat siang diketahui arus berubah menjadi deras dan kuat.
"Memang kondisi airnya itu tenang, diduga 11 orang pelajar ini terbawa arus yang kuat dan menuju muara sungai," kata Herdiat di lokasi kejadian, Jumat malam, dikutip dari Kompas.com.
Disebutkan bahwa lokasi para korban ditemukan merupakan muara dari dua aliran sungai sehingga terjadi putaran air.
"Yang kena musibah dinyatakan meninggal dunia ada 11 orang. Terdiri dari delapan laki-laki dan tiga perempuan," sambungnya.
"SAR gabungan menemukan para korban berada di sana, semuanya," ungkapnya.
Korban Tersangkut di Bebatuan
Warga meyakini bahwa sungai tersebut memang biasaya memiliki kondisi air yang tenang.
Bahkan, tidak ada hal-hal mistis yang melekat pada sungai tersebut.
“Terlebih seperti sekarang ini, airnya tenang tidak deras. Disini biasanya banyak yang mancing sampai malam. Kalau dibilang angker tidak begitu juga, buktinya banyak yang mancing di sini sampai malam,” ujar Ismael (53), warga sekitar saat ditemui di lokasi, dikutip dari Tribun Jabar.
Ismael yang ikut membantu tim evakuasi sempat menemukan dua orang korban saat menyelam.
Dia mengatakan karena berada di belokan, meski permukaannya kelihatan tenang namun di bawah permukaan Leuwi Ili tersebut diduga terjadi pusaran air.
“Mungkin diperkirakan airnya dangkal. Karena sekitar Leuwi banyak hamparan baru. Apalagi hari ini arus tidak deras dan malah terlihat tenang karena sudah beberapa hari tidak hujan,” katanya.
Di dasar leuwi dengan kedalaman 3 meter tersebut menurut Ismael terdapat hamparan batu.