Breaking News:

Terkini Daerah

Anggota Polda Sumut Gugur saat Bertugas Buru Preman yang Viral Hajar Wanita Penjual Sayur

Seorang anggota Polda Sumut bernama Aipda Luhut Munthe meninggal dunia di tengah tugasnya memburu komplotan preman yang viral hajar pedagang sayur.

HO/Tribun-Medan.com
Liti Wari Gea (kanan), pedagang sayuran yang berada di pajak Gambir saat dianiaya oleh preman bernama Beny (kiri), Minggu (5/9/2021) lalu. Terbaru, Beny selaku pelaku penganiayaan justru melaporkan balik korban gara-gara memberontak saat dipukuli. 

TRIBUNWOW.COM - Kabar duka datang dari instansi Polda Sumatera Utara (Sumut).

Anggotanya yang bernama Aipda Luhut Munthe meninggal dunia saat bertugas pada Rabu (14/10/2021).

Aipda Luhut saat itu diketahui tengah bertugas memburu komplotan preman yang viral menghajar ibu penjual sayur di pajak Gambir, Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (5/9/2021) pagi.

Potret semasa hidup Aipda Luhut Munthe.
Potret semasa hidup Aipda Luhut Munthe. ((TRIBUN MEDAN/HO))

Baca juga: Bergantung dari Donasi, Ini Kehidupan Ibu Penjual Sayur yang Jadi Tersangka seusai Dipukuli Preman

Baca juga: Kompolnas Curiga Preman yang Viral Pukuli Ibu Penjual Sayur Kenali Anggota Polisi

Dikutip TribunWow.com dari Tribun-Medan.com, pelaku utama dalam kasus ini yakni Beny Saputra diketahui sudah berhasil diamankan.

Namun polisi masih memburu rekan-rekan Beny yang turut terlibat dalam kasus pengeroyokan terhadap Liti Wari Iman Gea.

Aipda Luhut sendiri meninggal dunia seusai mengalami kecelakaan dalam perjalanan tugasnya.

"Kabar duka bagi kita. Beliau gugur dalam bertugas," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Kamis (14/10/2021).

Pada Selasa (12/10/2021) kemarin, personel Ditreskrimum Polda Sumut mencari Fery dan Dedek yang merupakan rekan dari Beny.

Sekira pukul 22.00 WIB, petugas berhasil melacak keberadaan Dedek yang diduga bersembunyi di Galang, Kabupaten Serdangbedagai.

Pihak kepolisian lalu melanjutkan dengan memeriksa nomor ponsel yang diduga dimiliki oleh Dedek.

Selanjutnya, pukul 23.30 WIB, tim berangkat mengendarai tiga unit mobil berangkat ke Galang untuk mencari Dedek.

Pada hari Rabu sekitar pukul 02.30 WIB di Galang, Kabupaten Sergei, tim behasil mendapatkan diduga nomor ponsel milik Dedek.

Namun, setelah ditelusuri itu bukanlah nomor tersangka.

Gagal menemukan target, sekira pukul 03.00 WIB, tim pulang ke Medan secara beriringan.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved