Breaking News:

Terkini Daerah

Heboh Kasus Ayah 10 Kali Cabuli Anak Tiri di Jabar, Korban Ditarik saat Tidur, Dibekap lalu Diancam

Seorang anak asal Sukabumi, Jawa Barat, berinisial N (13) diduga menjadi korban pencabulan yang dilakukan ayah tirinya, H (59).

Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi - Seorang anak asal Sukabumi, Jawa Barat, berinisial N (13) diduga menjadi korban pencabulan yang dilakukan ayah tirinya, H (59). 

TRIBUNWOW.COM - Seorang anak asal Sukabumi, Jawa Barat, berinisial N (13) diduga menjadi korban pencabulan yang dilakukan ayah tirinya, H (59).

Dilansir TribunWow.com, pencabulan terakhir diduga dilakukan H terhadap N pada Agustus 2021 lalu.

Polisi telah menerima laporan pencabulan itu pada Senin (11/10/2021) lalu.

Terduga pelaku pun sudah diserahkan ke unit PPA Satreskrim Polres Sukabumi, Selasa (12/10/2021).

Kapolres setempat, AKBP Muhlis menjelaskan korban kini juga telah menjalani proses visum.

"Untuk korban, saksi dan tersangka diserahkan kepada Unit PPA Satreskrim Polres Sukabumi, korban dan saksi sudah diperiksa dan terhadap korban sudah dilakukan visum," ungkap Muhlis, dikutip dari TribunJabar.id, Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Fakta Kasus Pencabulan 3 Anak di Luwu Timur, Polisi Ungkap Perbedaan Hasil Tes Psikis Terduga Korban

Baca juga: Akui Fotonya Viral Pegangi Bagian Sensitif Siswi SMA, Guru di Minsel Bantah Cabuli Korban: Tidak Ada

Menurut Muhlis, korban datang ke kantor polisi ditemani ayah kandung dan neneknya.

Diduga, pelaku nekat menarik korban yang tengah tidur lalu dicabuli.

"Kronologi kejadian diduga pelaku melakukan pencabulan tersebut dengan cara menarik korban yang sedang tidur di kamarnya," kata Muhlis.

Selain itu, selama tinggal bersama pelaku, korban mengaku sudah 10 kali dicabuli.

Korban pun dibekap menggunakan bantal setiap kali dicabuli oleh ayah tirinya.

"Disamping menyetubuhi korban, pelaku membekap muka korban dengan menggunakan bantal," terang Muhlis.

"Disamping itu pelaku mengancam korban bilamana menceritakan kejadian tersebut kepada orang lain, maka korban akan dibunuh."

"Kejadian tersebut sudah terjadi sebanyak 10 kali dan kejdian tersebut terakhir terjadi pada bulan Agustus 2021."

Menanggapi kasus ini, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara pun angkat bicara.

Baca juga: Usut Visum Dugaan Ayah Cabuli 3 Anaknya di Lutim, Mabes Polri Sebut Ada Luka di 2 Bagian Sensitif

Baca juga: Sosok Pria yang Diduga Cabuli 3 Anak Kandungnya di Luwu Timur, Bantah Tuduhan hingga Ngaku Geram

Ia mengecam aksi cabul ayah tiri tersebut.

Yudha juga meminta aparat bertindak tegas dan segera menangkap pelaku pencabulan.

"Intinya prihatin, marah, kecewa dan juga pelaku ini harus diberikan hukuman yang seberat-beratnya supaya memberikan efek jera bagi yang melakukan hal-hal tersebut, bagi si anak harus segera diraih, berkolaborasi mengembalikan mental si korban," terang Yudha.

"Ini kan sekarang sedang digodog (Perda) ini untuk melindungi anak dan perda ini harus tajam, Perda ini dibuat jangan hanya seremonial saja, harus betul-betul tajam dan melindungi masyarakat." (TribunWow.com)

Baca artikel lain terkait

Artikel ini telah diolah dari TribunJabar.id dengan judul Kasus Dugaan Ayah Tiri Rudapaksa Bocah di Bawah Umur di Sukabumi, Ketua DPRD Marah, dan Ayah Tiri Durjana di Sukabumi, Lakukan Kejahayan Seksual Terhadap Anak 13 Tahun, Ini Kata Polisi

ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved