Terkini Daerah
Pengakuan Pria Pembunuh Kakak Adik di Sidarjo, Mulanya Ingin Nyatakan Cinta Justru Berujung Tragis
Pembunuh kakak adik di Sidoarjo, Heru Erwanto (25) mengaku tak pernah berniat membunuh korban.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
Namun korban justru berteriak setelah pelaku tiba-tiba memegangi tangannya.
Pelaku sontak panik mendengar korban berteriak, ia berusaha membekap mulut korban dengan menggunakan tangannya, agar tidak mengeluarkan suara dan menariknya ke dalam rumah korban.
Mendengar suara cekcok antara pelaku dan korban, adik DFA yakni DK langsung mencoba membantu kakaknya.
"Karena mendengar suara cek-cok pelaku dengan DFA, akhirnya adik koban DK keluar dengan membawa pisau dapur untuk menyelamatkan kakanya dari pelaku," papar Kapolresta Sidoarjo Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, Selasa (7/9/2021).
Pelaku yang lebih dewasa dan kuat justru berhasil merebut pisau yang dibawa oleh DK dan menggunakannya untuk menyerang DFA dan DK.
Pertama pelaku menghabisi DK yang mencoba menyerangnya.
Lalu korban DFA histeris sebab melihat adiknya terluka berdarah-darah.
Pelaku yang semakin panik nekat menghabisi korban DFA.
Seusai keduanya tewas, pelaku membuang mayat korban ke sumur untuk menghilangkan jejak.
Atas perbuatannya, pelaku HE dijerat dengan Pasal 338, 365 Ayat 3 KUHP dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara dan Pasal 80 Ayat 3 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.
Baca juga: Detik-detik Lelaki Dibunuh Teman Pria di Hotel, Pelaku Sempat Ancam Saksi Pakai Sajam saat Ketahuan
Korban Biasa Mengajar Ngaji
Korban DFA diketahui kerap mengajari anak-anak di sekitar rumahnya mengaji.
Hal itu disampaikan oleh Ketua RT 001 RW 003, Dusun Wedoro Sukun, Maskur Hamidi.
Maskur menyebut, baik DFA dan orangtuanya sama-sama memiliki jiwa sosial yang tinggi.
"Anaknya ini juga sama, kalau kerja bakti mereka ikut semua, terus anaknya yang DFA kalau sore sambil lalu ngajarin anak ngaji di salah satu TPQ. Mereka baik dan sopan," kata Maskur, kepada Kompas.com, Selasa (7/9/2021).