Cerita Selebriti
Sosok Dorce Gamalama yang Kini Dirawat di ICU, Artis Senior yang Dulu Bernama Dedi Yuliardi Ashadi
Artis senior Dorce Gamalama dirawat intensif di ICU Rumah Sakit Primaraya Bekasi, Jawa Barat, Jumat (8/10/2021).
Editor: Atri Wahyu Mukti
Saat itu, dia melihat Gunung Gamalama.
Penggunaan nama tersebut diberlakukan sejak 1984 dengan pengesahan oleh Sultan Mudaffar Sjah dari Ternate serta Myrna Fantastic Dolls.
Setelah naik haji ia juga menambahkan nama Halimatussadiyah.
Dorce Gamalama telah mengadopsi tiga anak, bernama Rizky, Fatimah, dan Khadijah.
Dorce pernah tampil setiap hari di Trans TV memandu acara Dorce Show sejak Januari 2005, yang penayangannya sudah dihentikan pada April 2009 dan diganti dengan D'Show.
Sebelumnya, ia pernah pula menjadi pembawa acara Kencan di Indosiar bersama Eko Patrio sejak tahun 2002 hingga 2005.
Kini, Dorce lebih sering tampil sebagai bintang tamu di acara reality show.
Kehidupan Awal
Dorce terlahir sebagai seorang laki-laki dengan nama Dedi Yuliardi Ashadi, dari pasangan Achmad dan Dalifah.
Ia merupakan anak bungsu dari 6 bersaudara. Kedua orang tuanya meninggal ketika Dorce masih anak-anak hingga ia dirawat oleh neneknya yaitu Siti Darama.
Pada usia dua tahun ia pindah bersama neneknya ke Jakarta.
Ketika usia lima tahun, Dorce dimasukkan ke taman kanak-kanak yang lokasinya tak jauh dari rumah bibinya di Kramat Sentiong.
Setahun kemudian ia disekolahkan di SD Salmin dan sore hari ia sekolah agama di Al Washliyah.
Saat masih SD, Dedi kerap menyanyi bersama kelompok Bambang Brothers.
Saat SMP ia semakin tidak tertarik pada pelajaran sekolah dan lebih memusatkan perhatian pada bidang menyanyi.
Selain itu ia juga mulai menyadari kecenderungannya untuk tertarik pada wanita.
Hal ini juga ia manfaatkan untuk membuat penampilannya di panggung semakin menarik, yaitu melawak dengan berpura-pura menjadi wanita.
Ketika itulah ia mendapatkan nama panggilan dari Myrna pemimpin kelompok tari waria Fantastic Dolls, yaitu Dorce Ashadi.
Operasi Kelamin
Karena semakin merasa terperangkap dalam tubuh seorang laki-laki, Dorce kemudian memutuskan untuk operasi ganti kelamin menjadi seorang wanita.
Hal ini dilakukannya di Surabaya pada tahun 1983 dengan dokter saat itu adalah ahli bedah plastik dari RSUD dr. Soetomo, Prof. Dr. dr. Djohansjah Marzoeki Sp.BP.
Prosedur untuk menjalani operasi kelamin saat itu tidak mudah, memerlukan ahli dari berbagai disiplin ilmu seperti ahli bedah, ahli andrologi, ahli jiwa, ahli urologi, dan sebagainya.
Setelah empat bulan menunggu, Dorce secara medis dinyatakan layak menjalani operasi pergantian kelamin.
Walaupun mendapat tentangan dari berbagai pihak dan diberitakan luas oleh media massa, hal ini justru membuat Dorce semakin terkenal.
Setelah muncul di TVRI stasiun daerah Surabaya, ia mulai muncul juga di TVRI pusat Jakarta dan diundang untuk tampil di berbagai kota di Indonesia.[8]
Kehidupan Pribadi
Dorce diketahui tertutup dengan urusan percintaannya, meski diketahui Dorce gagal membina rumah tangga dengan sejumlah pria.
Dorce telah mengadopsi tiga anak, bernama Rizky, Fatimah, dan Khadijah.
Pada 9 November 2008, Dorce menghadiri pemakaman Imam Samudra, salah satu terpidana mati Pengeboman Bali 2002. Ia menghabiskan setengah jam di rumah Imam Samudra dan berbicara dengan ibunya. Saat meninggalkan rumah tersebut, ia dikutip mengatakan, "Saya yakin dia pergi ke surga".
Dorce juga membuat museum pribadi, yang ia bangun untuk mempermudah dirinya mengingat masa-masa sulit. Museum tersebut berisikan pakaian-pakaian manggung Dorce yang jumlahnya mencapai puluhan.
Dorce juga aktif dalam kegiatan sosial, mengurus Yayasan Dorce Halimatussa’diyah yang menyantuni sekitar 1.600 anak yatim piatu dan anak-anak dari keluarga tidak mampu. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id dengan judul Sosok Dorce Gamalama, Artis Transgender yang Kini Tak Sadarkan Diri di Ruang ICU, Keluarga Mohon Doa