Viral Medsos
Viral Pria Tantang Pimpinan Ponpes Berkelahi Sembari Sesumbar dan Tertawa, Berakhir Serahkan Diri
Viral di media sosial sebuah unggahan seorang pria yang mengaku menantang berkelahi pimpinan pondok pesantren.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Viral di media sosial sebuah unggahan seorang pria yang mengaku menantang berkelahi pimpinan pondok pesantren.
Dalam unggahan itu, ia juga menyebut tak akan mundur sembari tertawa.
Akan tetapi, setelah dilaporkan, pemuda yang biasa dipanggil Asep Dhocleng tersebut memilih menyerahkan diri ke Polsek.
Baca juga: Sosok Pemuda yang Sambut dan Rapikan Sandal Jemaah Masjid Viral, Ternyata Bukan Orang Sembarangan
Postingan berisi tantangan kepada pimpinan pondok pesantren di Sumedang, Jawa Barat, yang ia sampaikan lewat Facebook pun telah menghilang.
Sementarara itu, sosok pimpinan ponpes yang ditantang berkelahi adalah pemilik Pesantren Asyyifa di Kecamatan Pamulihan, KH Muhyidin.
Sebelum menulis tantangan tersebut, awalnya Dochleng datang ke pesantren tersebut untuk meminta sumbangan.
Dia meminta untuk bertemu langsung dengan sang kiai dengan menyampaikan maksudnya itu kepada santri yang ada di pesantren.
Dochleng diminta untuk kembali lagi ke pesantren itu selang beberapa waktu karena kiai sedang ada keperluan.
Begitu kembali, Dochleng tak jua dipertemukan dengan Kiai Muhyidin.
Lantas dia menulis di Facebook bahwa dia menantang sang Kiai berkelahi.
Dia menulis unggahan itu menggunakan bahasa Sunda.
"Hampura ah lain sing sombong, lain agul ku payung butut. Ngan aslinya ABUYA MUHYIDIN NU kagungan Assyifa, ku abdi di tantang gelut kalah bebeja ka Kapolsek. Samaruk rek down ku Polsek merennya," tulisnya.
(Maaf bukan sombong, bukan jemawa. Cuma aslinya, Abuya Muhyidin, pimpinan Pondok Pesantren Assyifa, oleh saya ditantang duel, malah lapor ke kapolsek. Dikiranya saya mau mundur apa? Tertawa terkekeh-kekeh, -red)
Postingan itu lantas viral dan kemudian menghilang dari dinding facebook akun Dochleng.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Pamulihan Iptu Ahmad Sahidin mengatakan, setelah postingan tersebut muncul di Facebook, pihak Abuya KH Abdul Qodir Al Manafi atau Abuya Muhyidin melaporkan postingan tersebut atas pencemaran nama baik.
Baca juga: Fakta Viral Ibu Temani Anak Tes CPNS, Tempuh Jarak 200 Km Naik Motor, Ini Kisah Lengkapnya