Breaking News:

Terkini Daerah

Pengakuan Ibu yang Sewa Pembunuh untuk Habisi Anak Tiri, Ternyata Bukan Cuma Masalah Uang Jajan

SA (21), ibu muda di Indramayu, Jawa Barat, dibekuk polisi seusai mendalangi pembunuhan anak tirinya, MYK.

Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Atri Wahyu Mukti
TribunJabar.id/Handhika Rahman
bu tiri beserta algojo saat digelandang polisi di Mapolres Indramayu, Kamis (23/9/2021). 

TRIBUNWOW.COM - SA (21), ibu muda di Indramayu, Jawa Barat, dibekuk polisi seusai mendalangi pembunuhan anak tirinya, MYK.

Dilansir TribunWow.com, SA bahkan menyewa jasa pembunuh bayaran, S(26) untuk membunuh bocah 8 tahun itu.

Pembunuhan berlangsung pada 19 Agustus 2021 lalu dan jasad korban baru ditemukan Rabu (22/9/2021).

Pembunuh bayaran itu menghabisi nyawa korban dengan cara menceburkannya ke sungai.'

Baca juga: Motif Ibu Sewa Pembunuh Habisi Nyawa Anak Tiri yang Masih SD, Bermula dari Masalah Uang Jajan

Baca juga: Sosok SA, Ibu Tiri yang Sewa Pembunuh Bayaran untuk Habisi Anak Suaminya, Bikin Kecewa Keluarga

Jasad korban ditemukan sudah membusuk di Sungai Prawira di Desa Rawadelem, Kecamatan Balongan, Indramayu.

Saat ditanya, SA mengaku membunuh anak tirinya karena sakit hati.

"Sakit hati pak," kata SA, dikutip dari TribunJabar.id, Kamis (23/9/2021).

Selain itu, SA juga mengaku kesal karena sang suami lebih perhatian pada korban ketimbang anak hasil pernikahannya dengan SA.

Di sisi lain, kekesalan SA semakin bertambah karena korban sangat nakal dan kerap mengamuk saat minta jajan.

"Suka ngamuk sambil jambak rambut, anaknya nakal," kata SA.

Tak tahan menghadapi sikap korban, SA pun menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa MYK.

Korban dibunuh dengan cara diceburkan ke sungai.

Dikenal Pendiam

Selama ini, SA dikenal tertutup dan jarang bersosialisasi dengan warga lainnya.

SA bahkan jarang berkomunikasi meski rumahnya dekat dengan nenek korban di Desa Pringgacala, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu.

Selain itu, SA di mata keluarga dikenal sebagai sosok yang baik.

"Dibilang kecewa, kalau keluarga sih kecewa, cuma gimana lagi," kata Bali (33), paman korban.

Baca juga: UPDATE Pembunuhan di Subang, Yosef dan Istri Mudanya Kini Diperiksa Langsung oleh Bareskrim

Baca juga: Sebulan Kasus Pembunuhan di Subang, Keluarga Optimis Polisi Bisa Tangkap Pelaku: Sudah Gereget

Menurut Bali, korban memang cukup nakal.

Namun keluarga memaklumi karena korban masih anak-anak.

"Untuk alasannya, keluarga tidak tahu pasti, karena memang tertutup, anaknya (korban) juga tidak pernah cerita," jelasnya.

Kronologi

Sementara itu, menurut Febry, jasad korban pertama kali ditemukan warga yang hendak mengambil air wudhu di sungai sekira pukul 05.00 WIB.

Saat itu, warga menduga yang mengambang di sungai bunkanlah mayat, melainkan boneka.

Namun saat didekati, tercium bau yang sangat menyengat.

Setelah diperiksa, ternyata yang mengambang di sungai adalah mayat anak laki-laki.

Saat ditemukan, jasad korban masih menggunaan pakaian lengkap.

Warga pun langsung melaporkan temuan ini ke polisi.

Febry menduga jasad korban hanyut dari daerah hulu sungai lalu terbawa arus hingga ke Desa Rawadalem.

Diperkirakan jasad sudah tewas 3 sampai 4 hari sebelum ditemukan.  (TribunWow.com)

Baca artikel lain terkait

Artikel ini telah diolah dari TribunJabar.id dengan judul TERUNGKAP Motif Ibu Tiri Sewa Algojo Habisi Nyawa Bocah di Indramayu, Cuma Gara-gara Minta Jajan, KRONOLOGI Bocah 8 Tahun Jadi Korban Kejamnya Ibu Tiri, Awalnya Ditemukan Mengambang di Sungai, Bila Warga Ini Tak Wudhu, Kisah Tragis Mayat Bocah Mengapung Tak Terungkap, Ternyata Tak Cuma soal Jajan, Mamah Muda yang Rampas Nyawa Anak Tirinya Sebut Alasan Ini

Tags:
PembunuhanAnak TiriUang JajanPembunuh BayaranIndramayu
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved