Terkini Daerah
Heboh Kemunculan Kerajaan Angling Dharma di Banten, Ini Respons Bupati Pandeglang hingga MUI
Warga Pandeglang, Banten digegerkan dengan kemunculan sebuah kerajaan bernama Angling Dharma. Ini fakta selengkapnya.
Editor: Mohamad Yoenus
"Iya kalau saya simple saja, asal tidak merugikan warga dan masyarakat yang berada di sana tidak masalah. Itu aja sih saya, tidak terlalu ambil pusing," katanya saat dihubungi, Rabu (22/9/2021).
Ia menerangkan, terkait persoalan Iskandar dirinya sudah mengetahui sejak lama terkait aksinya yang membantu warga dan membangun puluhan rumah.
Baca juga: Kuasa Hukum Ungkap Hubungan Yosef dan Istri Muda Pasca Kasus Pembunuhan di Subang
Kendati begitu, dirinya meminta agar masyarakat dan tokoh ulama yang ada di Pandeglang tetap mengawasi seluk beluk kegiatan Iskandar dalam kehidupan sehari-hari, hal ini agar yang bersangkutan tidak menabrak aturan agama yang bertentangan dengan ajaran islam.
"Jadi tetap biasa saja lah, toh juga yang dilakukan membantu warga, itu kan malah memberikan dampak positif. Akan tetapi harus tetap di pantau pergerakannya," terangnya.
Sebelumnya, Seorang pria paruh baya bernama Iskandar Jamaluddin Firdaus mendadak jadi perbincangan karena disebut-sebut sebagai raja dari Kerajaan Angling Dharma Pandeglang.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, dirinya disebut-sebut telah membantu warga miskin sejumlah 30 orang dengan memberikan sebuah rumah.
Respons Bupati Pandeglang
Bupati Pandeglang, Irna Narulita menanggapi adanya Kerajaan Angling Dharma di wilayahnya.
Iameminta aparat penegak hukum untuk memproses pemimpin Kerajaan Angling Dharma di Pandeglang, yakni Iskandar Jamaludin Firdaus.
Menurut orang nomor satu di Pandeglang tersebut, aparat kepolisian tidak terlalu dilema dengan adanya isu kerajaan atau perbuatan yang melanggar hukum.
"Karena kalau misalkan enggak ada silsilah rajanya dan ternyata memang halu, itu harus ada proses. Harus ada tindak lanjut dari penegak hukum," katanya saat ditemui di Pendopo Bupati Pandeglang, Rabu (22/9/2021).
Dirinya pun meminta penyelesaian kasus kerajaan yang hampir miril seperti kasus Sunda Empire, dapat diselesaikan secara persuasif dan tidak menggunakan cara kekerasan.
Ia pun berharap agar kasus tersebut tidak terlalu panjang dan dapat diselesaikan oleh aparat kepolisian setempat dan pemerintah daerah setempat.
"Coba kita liat seperti kasus Sunda Empire itu kan secara tidak langsung menyesatkan warga. Oleh karena itu saya telah meminta camat yang berada di sana untuk menyelesaikan kasus tersebut," terangnya.
Sebelumnya, Seorang pria paruh baya bernama Iskandar Jamaluddin Firdaus mendadak bomming akibat dirinya yang disebut-sebut sebagai raja dari Kerajaan Angling Dharma Pandeglang.