Terkini Daerah
Hanya Dibayar Miras, SA Sungkan Tolak Permintaan Ibu Tiri di Indramayu untuk Bunuh Bocah SD
Miris, hanya dibayar minuman keras (miras), SAP (24) tega menghabisi nyawa MYP (8) seusai disuruh oleh ibu korban.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
"Suka ngamuk sambil jambak rambut, anaknya nakal," ujar SA, Kamis (23/9/2021).
Sementara itu alasan lain pelaku melakukan pembunuhan adalah gara-gara dirinya sakit hati anak yang merupakan darah dagingnya diperlakukan berbeda oleh suaminya dibandingkan perlakuan sang suami ke korban.
SA menyebut suaminya lebih sayang kepada korban.
Akhirnya SA memutuskan untuk menyewa pembunuh bayaran guna menghabisi nyawa anak angkatnya itu dengan cara menceburkan korban ke sungai.
Ibu Tiri Pura-pura Tak Tahu
Kesehariannya menurut keluarga korban, pelaku nampak sayang kepada korban meskipun tidak memiliki hubungan darah.
Aksi SA yang ternyata menjadi dalang pembunuhan MYP membuat kaget keluarga korban.
Awalnya pihak keluarga mengira MYP hilang.
Paman korban, Bali (33) menceritakan, korban awalnya diketahui hilang sejak Senin (16/8/2021). Saat itu, nenek korban mencoba mencari cucu yang tidak kunjung pulang walau hari sudah malam.
Nenek korban bahkan sempat bertanya kepada pelaku terkait keberadaan MYP.
Namun saat itu pelaku justru pura-pura tidak tahu dan mengelak ketika ditanyai.
Keluarga baru mengetahui keberadaan MYP yang hilang dari media sosial, di sana banyak beredar berita bahwa telah ditemukannya mayat bocah laki-laki di Sungai Prawira.
"Kaget saat itu, ternyata korban sudah tidak ada," ujar Bali.
Seusai menemukan jasad korban, pihak keluarga sudah mau pasrah menerima kenyataan.
Tetapi tak disangka ternyata SA terlibat dalam tewasnya MYP.