Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Ini Garis Besar Pertanyaan untuk Yosef saat Diperiksa Pakai Alat Tes Kebohongan soal Kasus di Subang

Kuasa hukum Yosef dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, mengungkap polisi memeriksa Yosef menggunakan alat tes kebohongan.

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Lailatun Niqmah
Tribun Jabar
Kuasa Hukum Yosef, Rohman Hidayat, saat ditanya wartawan di Satreskrim Polres Subang, Selasa (7/9/2021). Dia menjelaskan terkait pemeriksaan Yosef dengan alat tes kebohongan. 

"Kemudian Bu mimin, dites kebohongan juga, dites-nya hari Sabtu dari Jam 10-12an itu sudah selesai."

Rohman mengatakan dirinya tidak mengetahui alasan penggunaan alat tersebut kepada kliennya. 

Namun, dirinya mendapat keterangan dari kliennya jika alat tersebut digunakan ketika pemeriksaan.

"Alasannya saya tidak tahu, tapi yang pasti memakai alatlah karena saya juga tidak masuk, menurut keterangan Pak Yosef pada saat itu dia dites kebohongan pakai alat yang di tempel di dada dan tangan, itu update terkhir," kata dia. 

Baca juga: Saksi Misterius Pembunuhan di Subang Terungkap, Psikolog Forensik: Apa Ini Strategi Lain Polisi?

Pengacara Sayangkan Opini Publik Menyudutkan Yosef

Sebelumnya, Rohman menyebut dirinya dan Yosef selalu mendukung segala yang dilakukan kepolisian dalam rangka penyelidikan. 

Mereka juga berharap jika pelaku sebenarnya segera terungkap.

"Saya dengan Pak Yosef sendiri turut menyambut baik apapun hasil temuan itu supaya sesegera mungkin pelaku ini segera ditangkap," ujarnya, Minggu (19/9/2021).

Rohman juga merasa kini banyak opini publik menyudutkan kliennya dalam kasus ini dan dia menyayangkan hal tersebut. 

Hal itu bahkan dianggap menjadi pemicu kecurigaan di internal keluarga Yosef. 

Rohman sendiri menyebut jika Yosef memiliki alibi kuat pada saat kasus pembunuhan itu terjadi. 

"Saya dari awal sudah menyampaikan bahwa tuduhan-tuduhan yang selama ini mengarah kepada klien saya ini sangat memojokkan Pak Yosef, karena opininya sudah begitu menunjuk kepada seseorang, ini yang menjadi masalah kemarin," 

"Hanya saya, yang kita sampaikan bahwa pada malam kejadian ada beberapa orang yang menyaksikan bahwa Pak Yosef ada di rumah Bu Mimin, kemudian pagi-pagi ketika baru masuk rumah, ada saksi yang melihat Pak Yosef dan kalau tidak salah pada tubuh korban sendiri tidak ada sidik jari Pak Yosef."

"Jadi Pak Yosef tetap dengan keterangan di awal bahwa terakhir bertemu korban itu adalah tanggal 17 Agustus ukul 21.00 malam. Sebelum berangkat ke rumah istri mudanya di Ci Jengkol, kurang lebih 15 sampai 20 menit perjalanan dari TKP," jelasnya.

Kemudian dia melakukan aktivitas di sana dan baru pulang kembali pada pukul 07.15 WIB. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Tags:
SubangYosefYorisPembunuhan di SubangAmalia Mustika RatuTuti
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved