Pembunuhan di Subang
Sebulan Kasus Pembunuhan di Subang, Yeti Akui Masih Terbayang Keceriaan Tuti dan Amalia
Kakak Tuti, Yeti masih terus terbayang adik dan keponakannya, Amalia yang sering tertawa dan ceria, meskipun pembunuhan sudah terjadi sebulan lalu.
Penulis: Alma Dyani Putri
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Polisi masih bekerja mengungkap teka-teki kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23) di Subang, Jawa Barat yang terjadi pada Rabu (18/8/2021).
Kakak Tuti, yakni Yeti Mulyati (60) menyatakan masih belum bisa melupakan sosok adik dan keponakannya itu.
“Hal yang gak bisa dilupakan sama saya tuh kalo misalkan mereka datang pasti ketawa, ceria lah pokoknya keduanya tuh sampai sekarang masih kebayang-bayang,” ucap Yeti saat ditemui Tribun di Dusun Jalancagak, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (19/9/2021), dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.id.

Baca juga: Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Yosef Suruh Danu Masuk Rumah saat Polisi Belum Datang, untuk Apa?
Baca juga: Ditinggal Tuti dan Amalia, Anak Yoris Jadi Sering Ajak Datangi Rumah Korban Pembunuhan di Subang
Jasad Tuti dan Amalia sebelumnya ditemukan di bagasi Alphard di rumahnya di Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Kepolisian masih melakukan pemeriksaan atas saksi dan juga barang bukti.
Pemeriksaan bahkan sempat dilakukan dengan melibatkan petugas gabungan dari Polres Subang, Bareskrim Polri dan Polda Jabar saat pemanggilan dua saksi pada Kamis (16/9/2021).
Kakak Amalia, Yoris dan adik korban menjadi dua saksi yang dipanggil ke Satreskrim Polres Subang Kamis lalu.
Sebulan sudah berlalu sejak terjadinya peristiwa pembunuhan ibu dan anak itu.
Yeti mengungkapkan tidak pernah membayangkan sama sekali akan kehilangan Tuti dan Amalia yang sangat dicintainya.
Dia mendesak agar pihak kepolisian bisa segera menemukan pelaku di balik kematian adik dan keponakannya di Subang.
Yeti mengaku kesal dan ingin agar kasus itu bisa diselesaikan.
“Kesel aja, pengen cepet-cepet terungkap, tapi mungkin pihak kepolisian harus lebih teliti lagi menghadapi kasus ini,” katanya.
Sementara itu, sebelumnya Yeti sempat menyatakan jika Yoris, anak Tuti mengakui dirinya tidak ingin menaruh curiga kepada Yosef, ayahnya, terkait penemuan jaket dan sidik jarinya di lokasi pembunuhan, dikutip dari TribunJabar.id.
Baca juga: Opini Sudutkan Yosef dalam Kasus Pembunuhan di Subang Jadi Pemicu Kecurigaan di Internal Keluarga
Kepolisian mendapatkan beberapa temuan, termasuk jaket dan sidik jari milik Yosef, ayah korban Amalia sekaligus suami Tuti.
Hal itu dibocorkan kepolisian kepada Yoris, anak Yosef dan juga kakak Amalia saat menjalani proses pemeriksaan sebagai saksi.
Yoris dikatakan tidak mau mencurigai siapapun sebagai pembunuh ibu dan adiknya bulan lalu.
“Ah mana mungkin’, ah gak tau ah, tapi sidik jarinya banyak si papah,” kata Yeti mengulang ucapan Yoris seperti dikutip TribunnewsBogor.com dari akun Youtube Heri Susanto.
Jaket milik Yosef ditemukan di lokasi pembunuhan dengan bercak darah.
“Dari jaket ada darahnya’, ah macam-macam, jadi gak mau, harus diterima aja,” tambah Yeti menirukan Yoris.
Selain itu, kepolisian juga mengungkapkan penemuan fakta baru terkait motor biru yang diduga digunakan pelaku pembunuhan.
Rohman Hidayat sebagai kuasa hukum Yosef, enggan memberikan tanggapan atas penemuan polisi itu.
Baca juga: Soal Wanita Misterius yang Terekam CCTV di TKP Kasus Subang, Pakar Beri Pertimbangan: Apa Tepat?
“Nanti aja senin,” jawab Rohman saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com.
Rohman menyatakan jika Yosef pulang ke rumah setelah mengunjungi istri mudanya menggunakan motor tetapi tanpa memakai helm.
Hal itu dia ungkapkan berdasarkan pernyataan Yosef kepadanya.
“Naik motor tanpa helm, memarkir motor di sebelah kanan mobil Alphard yang saat itu sudah berbalik arah,” ungkap Rohman Hidayat.
Selain itu, diungkapkan jika jaket yang dipakai Yosef dilepas sebelum masuk ke rumah pada pukul 07.15 WIB saat kliennya itu sampai.
“Dia (Yosef) maju ke pintu depan (rumah), di pintu depan ada kursi, dibukalah jaket, disimpan di situ, dia masuk rumah tidak berjaket,” ungkap Rohman.
“Dia lihat ke kamar darah sudah dimana-dimana, dia kemudian lihat ke kamar mandi, ruang tengah sampai ke dapur bercak darah, sampai ke ujung, terakhir itu dia balik lagi ke pintu depan sampai bertemu pak Ujang,” tambahnya. (TribunWow.com/Alma Dyani P)
Berita terkait Pembunuhan di Subang lainnya
Artikel ini diolah dari TribunJabar.id dengan judul Pelaku Kasus Subang Belum Terkuak, Keluarga Terus Dibayangi, Yeti; Kesel, Pengen Cepat Terungkap dan TribunJabar.id dengan judul Bocoran dari Temuan Polisi Sidik Jari hingga Jaket Mengarah ke Pelaku? Yoris Tak Mau Menaruh Curiga