Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Ditinggal Tuti dan Amalia, Anak Yoris Jadi Sering Ajak Datangi Rumah Korban Pembunuhan di Subang

Yanti ungkapkan kedekatan hubungan anaknya dengan Tuti dan Amalia hingga terus-menerus mengajak datangi rumah keduanya di Ciseuti setelah pembunuhan.

TribunJabar.id/Dwiki Maulana
Rumah tempat pembantaian anak dan ibu di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalancagak Kabupaten Subang, Jumat (20/8/2021). Yanti ungkapkan kedekatan hubungan anaknya dengan Tuti dan Amalia hingga terus-menerus mengajak datangi rumah keduanya di Ciseuti setelah pembunuhan pada Minggu (19/9/2021). 

TRIBUNWOW.COM – Yanti Jubaedah (25) yang merupakan istri dari Yoris (34) mengungkapkan adanya perubahan pada kepribadian anaknya setelah meninggalnya Tuti, neneknya dan bibinya, Amalia.

Sudah lebih dari sebulan, kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) belum juga bisa terselesaikan.

Peristiwa itu menyisakan kisah pilu bagi keluarga korban, termasuk anak Yanti dan Yoris yang masih sering menanyakan keberadaan nenek dan bibinya.

Foto korban pembunuhan ibu-anak di Subang, Tuti (55) serta putrinya Amalia Mustika Ratu (23).
Foto korban pembunuhan ibu-anak di Subang, Tuti (55) serta putrinya Amalia Mustika Ratu (23). (YouTube tvOnenews)

Baca juga: Tak Lagi Jalan-jalan Bersama, Anak Yoris Sering Tanyakan Keberadaan Tuti dan Amalia

Baca juga: Kasus Pembunuhan di Subang, Jawab soal Sidik Jari Yosef, Pengacara Bantah Opini Menyudutkan Kliennya

Yoris adalah putra sulung dari korban, Tuti sekaligus kakak dari Amalia.

Tuti dan Amalia telah dibunuh serta jasadnya ditemukan di bagasi Alphard di rumahnya di Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada 18 Agustus lalu.

Yanti mengungkapkan anaknya memiliki hubungan yang dekat dengan Tuti dan Amalia.

Ketika nenek dan bibinya itu sudah tiada, anaknya yang masih berusia lima tahun terus menerus menanyakan keberadaan mereka.

"Anak saya sangat terpukul ya, jadi kayak kebahagiaannya itu direbut, soalnya sering menanyakan nenek kemana bibi kemana," ujar Yanti kepada Tribun di Dusun Jalancagak, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Minggu (19/9/2021), dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.id.

Menurut Yanti, bahkan kepribadian anaknya berubah pasca ditinggalkan oleh neneknya, Tuti serta bibinya, Amalia.

"Dia (anaknya) terus menerus mengajak ke Ciseuti (rumah korban), tidak mau kalau diajak kemana-mana, karena dia ingatnya hanya ke rumah neneknya yang berada di Ciseuti," katanya.

Yanti mengungkapkan anaknya dengan kedua korban memiliki hubungan yang sangat dekat.

Baca juga: Soal Wanita Misterius yang Dicurigai dalam Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Ini Kata Pakar

Baca juga: Pelaku Kasus Subang Diduga Kendarai Avanza, Sempat Parkir lalu Buang Bungkusan Hitam, Ini Kata Saksi

Bahkan, sebelum Tuti serta Amalia ditemukan tewas, dirinya bersama anaknya sempat bertemu dengan kedua korban.

"Deket banget soalnya sering dijemput sama nenek sama bibinya sering berpergian kayak ke Bandung, bahkan di hp saya banyak sekali foto anak saya bersama nenek dan bibinya," ucap Yanti.

Sebelumnya, Yanti juga sempat mengungkapkan adanya firasat aneh yang dirasakan anaknya sebelum peristiwa pembunuhan Tuti dan Amalia.

Dilansir TribunWow.com dari TribunJabar.id, anak Yanti dan Yoris mengatakan hal aneh saat bersama Tuti dan Amalia di mobil Alphard, tempat penemuan jasad nenek dan bibinya itu.

"Anak saya kan masih Paud, ada kejadian waktu sedang sama mamah terus Amalia di mobil Alpard anak saya suruh mengeja ke nenek sama bibinya, ejaannya kaya em am ma te iti mati," ucap Yanti di kediamanan keluarga korban di Dusun Jalancagak, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (19/9/2021).

Namun, Yanti mengungkapkan jika dirinya pun tidak menyadari akan hal yang disampaikan oleh anaknya kepada Tuti dan Amalia itu sebagai suatu firasat.

Dia bahkan sampai saat ini masih belum menyangka akan kematian mertua dan adik iparnya itu,

"Saya sempat tidak menyangka sedih banget, ditambah anak saya juga kan kaya merasa kehilangan banget, itu yang bikin saya sangat sedih sampe sekarang," katanya. (TribunWow.com/Alma Dyani P)

Berita terkait Pembunuhan di Subang Lainnya

Artikel ini diolah dari TribunJabar.id dengan judul Kepribadian Cucu Almarhumah Tuti Berubah setelah Ada Kasus Subang, Merengek Minta ke Ciseuti dan TribunJabar.id dengan judul Firasat Cucu Tuti Suhartini, Korban Meninggal Kasus Subang, Sebut Kata Mati Saat Naik Mobil Alphard.

ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved