Breaking News:

Pembunuhan di Subang

DNA Danu Terlacak di TKP Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Hubungannya dengan Korban Terungkap

DNA Danu terlacak di lokasi pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, berkat anjing pelacak yang mengendus puntung rokok yang ditemukan.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Rekarinta Vintoko
TribunJabar.id/Dwiky M
Muhammad Ramadanu (21), salah satu saksi dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat. Terbaru, DNA danu ditemukan di lokasi pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23)/ 

TRIBUNWOW.COM - Fakta baru terkait kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, kembali muncul setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi kini menemukan DNA salah seorang orang terdekat korban, Muhammad Ramadanu atau Danu (20).

Danu diketahui merupakan staf TU di Yayasan Bina Prestasi Nasional sekaligus keponakan dari korban, Tuti Suhartini (55).

Foto kanan: Polisi berada di lokasi kejadian pembunuhan Tuti dan Amalia di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (30/8/2021).
Foto kanan: Polisi berada di lokasi kejadian pembunuhan Tuti dan Amalia di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (30/8/2021). (Kolase Tribu Jabar / Dwiki, Istimewa via Tribun Jabar, dan TribunJabar.id/Dwiky Maulana)

Baca juga: Keluarga Kesal Pembunuh Ibu-Anak di Subang Masih Misteri: Mungkin Polisi Harus Lebih Teliti

Berdasarkan olah TKP, polisi berhasil melacak DNA Danu dari sebuah puntung rokok yang ada di dalam rumah korban.

Diketahui, dari hasil olah TKP penyidik menemukan putungan rokok dengan berbagai merek.

Nama Danu, baru muncul setelah polisi menyisir TKP menggunakan anjing pelacak K9.

Atas temuan beberapa fakta baru, penyidik lalu melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap keponakan Tuti, Danu.

Danu selaku keponakkan Tuti pun alhasil menjadi sosok yang kini dicurigai.

Apalagi setelah Yosef mengungkapkan kalau Danu juga punya akses masuk ke rumah korban.

Bahkan, Danu sempat diperiksa polisi selama 12 jam lamanya hingga dini hari bersama Yosef.

Terkait hal itu, Danu akhirnya buka suara dan membeberkan semua kejadian yang terjadi sebelum peristiwa pembunuhan ibu dan anak itu terjadi.

Terungkap, sepupu Amalia Mustika Ratu (23) itu sempat berkunjung ke rumah korban sebelum tragedi Jalancagak, 18 Agustus 2021 lalu.

Tepatnya, Danu berkunjung pada tanggal 17 Agustus 2021 sore hari.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan di Subang Diduga Naik Motor, Foto Istri Muda Yosef Naik NMAX Mendadak Disorot

Baca juga: Merasa Dapat Tuduhan, Danu Tegaskan Tak Terlibat dalam Kasus Pembunuhan di Subang: Saya Pasrah

Ia mengungkap, kunjungannya tersebut lantaran Amalia Mustika Ratu, anak Tuti dan Yosef, minta tolong untuk dibelikan makanan.

Danu pun mengakui bahwa dirinya sempat merokok di rumah korban.

"Tanggal 17 sore memang ke rumah Amel karena di suruh membeli makanan. Sempat merokok, wajar saja ada sisa puntung rokok yang tertinggal," ungkap Danu dikutip TribunWow.com dari TribunnewsBogor.com, Senin (20/9/2021).

Di sisi lain, Lilis, selaku kakak Tuti juga buka suara soal perangai Danu.

Lilis yang juga bibi dari Danu mengakui, keponakannya itu memang sering pergi ke rumah korban.

Namun, kunjungannya tersebut hanya sebatas untuk membantu pekerjaan.

"Ya tinggalnya sama orangtuanya, kan deket. Jadi ke situ (rumah korban) pas ada tugas dari Yoris, minta dibantuin ini itu kayak bikin surat," ungkap Lilis di kanal YouTube tvonenews, Minggu (19/9/2021).

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved