Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Disebut Yosef Punya Akses ke Rumah Tuti dan Amalia, Danu Pasrah: Saya Enggak Salah Apa-apa

Sempat disebut sebagai saksi misterius, sosok Muhammad Ramadanu atau Danu (21) akhirnya muncul ke publik dan buka suara terkait pembunuhan di Subang.

Editor: Lailatun Niqmah
TribunJabar.id/Dwiky M
Muhammad Ramadanu (21), salah satu saksi dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat. Terbaru, Danu akhirnya buka suara terkait tuduhan yang mengarah kepadanya. 

TRIBUNWOW.COM - Sempat disebut sebagai saksi misterius, sosok Muhammad Ramadanu atau Danu (21) akhirnya muncul ke publik dan buka suara terkait pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.

Diketahui, selama masa penyelidikan, sosok Danu membuat publik penasaran lantaran disebut-sebut memiliki akses ke rumah korban, Tuti (55) dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (23).

Danun pun juga sering disebut kerap mengunjungi rumahnya malam-malam oleh Yosef, suami Tuti.

Foto kanan: Polisi berada di lokasi kejadian pembunuhan Tuti dan Amalia di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (30/8/2021).
Foto kanan: Polisi berada di lokasi kejadian pembunuhan Tuti dan Amalia di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (30/8/2021). (Kolase Tribu Jabar / Dwiki, Istimewa via Tribun Jabar, dan TribunJabar.id/Dwiky Maulana)

Baca juga: Jaket Yosef Ada Bercak Darahnya saat Pertama Penemuan Mayat Tuti, Yoris: Sidik Jari Banyak Sih Papa

Danu Pasrah Hadapi Tuduhan

Danu merupakan Yayasan Bina Prestasi Nasional sekaligus keponakan dari Tuti.

Saat dicecar awak media, pemuda itu mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak punya salah apa-apa.

"Tanggapan saya silahkan saja, soalnya saya enggak punya salah apa-apa di kasus ini. Memang saya enggak punya akses masuk juga ke rumah itu," ucap Danu dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.id, Minggu (19/9/2021).

Danu merasa dirinya disudutkan atas tuduhan yang menyebutnya memiliki akses keluar masuk kediaman korban.

Sosok yang masih memiliki hubungan sepupu dengan Amalia tersebut mengaku hanya bisa pasrah menerima hal tersebut.

"Dugaan mereka, dugaan bahwa Danu pegang kunci rumah itu misalkan sok aja Danu mah pasrah aja, emang sejak pertama juga saya enggak pegang kunci, enggak memiliki akses juga," katanya.

Danu pun hanya bisa berharap akar kasus pembunuhan terhadap Tuti dan Amalia bisa segera turungkap.

Baca juga: Kendala Tak Ada Alat Bukti dan Saksi di TKP, Ini Cara Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Subang

Akui Sering Datangi Rumah Korban

Danu tidak menampik bahwa dirinya memang cukup sering main ke rumah korban di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Namun, saksi yang sempat diperiksa secara intensif itu membantah bahwa ia punya akses ke rumah.

"Kalau ke rumah (korban) itu saya enggak langsung masuk buka pintu gitu, biasanya dipanggil terus disuruh, memang kunci juga enggak sama Danu, kalo ada perintah baru saya langsung datang," ucap Danu.

Dengan demikian, ia sangat membantah tegas atas tuduhan yang menyebutkan bahwa dirinya memiliki akses keluar masuk langsung dari rumah kedua korban.

"Itu enggak bener, kalo yang terbaru-baru ini mah Danu pegang kunci mah itu yang SMK bukan kunci rumah. Kalau itu (kunci rumah) memang Danu enggak pegang sama sekali," katanya.

Sosok Danu

Sebelumnya, polisi telah mengerucutkan pemeriksaan terhadap beberapa orang yang diduga punya hubungan dekat dengan korban, Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23).

Selain Selain Yosef (55), suami sekaligus ayah korban, ada juga nama baru yakni, Danu.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved