Breaking News:

Terkini Nasional

Saat Jokowi Tegur Bobby karena APBD Mengendap hingga Rp 1,8 T di Bank, sang Menantu Beri Jawaban Ini

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur menantunya, Wali Kota Medan Bobby Nasution terkait serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang rendah.

TribunMedan.com/Reschtin
Wali Kota Medan Bobby Nasution saat ditemui di Balai Kota Medan, Jumat (17/9/2021). Bobby Nasution menanggapi teguran Presiden Joko Widodo terkait banyaknya dana APBD yang mengendap di Bank. 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur menantunya, Wali Kota Medan Bobby Nasution terkait serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang rendah.

Tak hanya Bobby, Jokowi juga menegur semua kepala daerah di Sumatera Utara karena hal yang sama.

Menurut Jokowi, APBD di Sumut banyak mengendap di Bank.

Sambutan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada Pertemuan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia, 13 Sept 2021.
Sambutan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada Pertemuan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia, 13 Sept 2021. Terbaru, Jokowi menegur menantunya, Wali Kota Medan Bobby Nasution. (YouTube Sekretariat Presiden)

Baca juga: Diam-diam Rekam Kemesraan Rizky Billar dan Lesti Kejora, Bobby Rahman: 2 Orang Jadi 1

Baca juga: Bobby iKON Banjir Dukungan Penggemar setelah Umumkan akan Segera Menikah dan Punya Anak

Di Kota Medan, bahkan ada APBD yang mengendap hingga Rp 1,8 triliun.

"Yang paling besar di Medan. Nanti dicek," kata Jokowi, dikutip dari Kompas.com, Jumat (17/9/2021).

Menurut Jokowi, hingga 10 September 2021, realisasi APBD di Sumut baru sekitar 55,2 persen.

Sementara itu, rata-rata APBD yang masih mengendap di bank sangat tinggi, yakni mencapai Rp 1,3 triliun.

Setelah ditegur sang mertua, Bobby pun menanggapi soal dana APBD yang mengendap hingga triliunan rupiah tersebut.

Menurut Bobby, hingga kini masih banyak kegiatan di Medan yang masih dalam proses pengerjaan.

"Itu sebenarnya jumlahnya Rp 1,6 triliun, karena memang yang saya lihat di situ datanya beda-beda sedikit saja," ujar Bobby, dikutip dari TribunMedan.com, Jumat (17/9/2021).

"Namun kalau ditanya kenapa, apakah serapannya kurang atau seperti apa nah ini kegiatannya lagi berjalan, memang banyak kegiatan sudah berjalan tapi belum selesai."

Baca juga: Pernikahan Rizky Billar dan Lesti Kejora Dipercepat, Bobby Rahman: Memang Ada Kabar Baik

Baca juga: Wali Kota Medan Bobby Nasution Diisukan Positif Covid-19, Begini Fakta dari Dinkes dan Danpaspampres

Karena itu, menurut Bobby, banyak APBD Kota Medan yang masih mengendap karena belum dikeluarkan.

Kata dia, APBD itu akan dikeluarkan jika kegiatan tersebut selesai.

"Jadi kalau belum selesai belum ada pembayaran nanti kalau sudah selesai baru ada pembayaran," katanya.

Selain masih ada kegiatan yang tengah berjalan, kata Bobby, masih ada sejumlah proyek yang belum dikerjakan.

Namun, ia tak menjelaskan secara rinci proyek apa saja yang belum berjalan hingga saat ini.

"Yang paling penting itu adalah dari anggaran yang disampaikan yang ada di bank, dari 1,6 triliun itu ada beberapa projek yang sudah selesai tapi belum dibayarkan, ada beberapa projeknya yang memang belum berjalan," ujarnya.

"Ini lagi kita petakan, tentunya uang yang ada di sini, untuk menggerakkan ekonomi peran APBD sangat penting di tengah pandemi Covid-19 ini sebisa mungkin kami gunakan untuk menggerakkan ekonomi daerah." (TribunWow.com)

Baca artikel lain terkait

Artikel ini telah diolah dari Kompas.com dengan judul Jokowi Tegur Bobby Nasution karena Rp 1,8 Triliun APBD Medan Mengendap di Bank, Kepala Daerah Lain Juga "Dicolek", dan TribunMedan.com dengan judul Presiden Jokowi Marahi Bobby karena Rp 1,6 Triliun APBD Kota Medan Mengendap di Bank

ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved