Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Periksa CCTV di TKP, Ini Kesimpulan Penyidik Bareksrim Polri soal Pembunuhan Ibu-Anak di Subang

Mabes Polri diketahui telah turun tangan untuk membantu Polres Subang mengusut kasus pembunuhan ibu-anak di Subang.

YouTube tvOnenews
Foto korban pembunuhan ibu-anak di Subang, Tuti (55) serta putrinya Amalia Mustika Ratu (23). Terbaru, hingga Jumat (17/9/2021), belum terungkap tersangka kasus pembunuhan Tuti dan Amalia. 

TRIBUNWOW.COM - Beberapa kali pihak kepolisian telah menyampaikan sudah menemukan titik terang dalam kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55), dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (23), yang ditemukan tewas di kediaman mereka di Jalan Cagak, Subang, Jawa Barat, Rabu (18/8/2021).

Mabes Polri diketahui juga sudah turun tangan ikut membantu Polres Subang mengusut kasus ini.

Seusai memeriksa kamera CCTV yang ada di tempat kejadian perkara (TKP), penyidik dari Bareskrim Polri diketahui sudah mengeluarkan sebuah dugaan terkait kasus ini.

Baca juga: Yosef Disebut Tidak Punya Niat Pakai Pengacara dalam Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Subang

Baca juga: Polisi Akui Sangat Hati-hati Memeriksa Alibi Yosef hingga Yoris soal Pembunuhan Ibu-Anak di Subang

Dikutip TribunWow.com dari Tribunnews.com, hal itu disampaikan oleh Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (17/9/2021).

Kombes Ahmad menyampaikan, penyidik Bareskrim Polri meyakini kasus pembunuhan di Subang sudah direncanakan.

"Kasus tindak pidana pembunuhan berencana. Penyidik menyimpulkan kasus ini merupakan diduga tindak pidana pembunuhan dan direncanakan, Pasal 340 subsidair Pasal 338 KUHP," kata Kombes Ahmad.

Dugaan tersebut berasal dari penyelidikan yang dilakukan oleh tim gabungan hingga pemeriksaan saksi-saksi.

Selain itu, penyidik dari Bareskrim Polri diketahui juga sudah memeriksa sejumlah rekaman CCTV di sekitar TKP.

"Kemudian dilakukan analisa menggunakan CCTV," kata Kombes Ahmad.

Sementara itu Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago menegaskan, polisi terus bekerja keras mengungkap kasus ini.

Kombes Erdi mengatakan, perlu kehati-hatian memeriksa alibi para saksi dalam kasus ini, yang mana beberapa saksi di antaranya adalah Yosef hingga Yoris.

"Mohon doanya, jadi kami butuh kehati-hatian dan ketelitian dari waktu ke waktu, kemudian dari perbuatan ke perbuatan, mereka-mereka itu (saksi) dari alibi waktu itu detik per detik itu mereka ada di mana, posisinya seperti apa," ujar Kombes Erdi, saat dihubungi, Jumat (17/9/2021).

Erdi melanjutkan, keterangan para saksi tersebut nantinya akan menunjukkan siapa tersangkanya.

"Harus betul-betul dengan menemukan petunjuk-petunjuk itu, insya Allah akan mengarahkan kepada bukti-bukti dan tersangkanya," katanya.

Ekspresi 3 Pria Terdekat Korban

Sementara itu, publik masih menanti akhir dari teka-teki kematian Tuti Suhartini (55), dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (23) yang tewas di bagasi mobil Alphard miliknya.

Tak terkecuali, psikolog sekaligus pakar mikro ekspresi Poppy Amalya yang turut menaruh perhatian khusus pada kasus rajapati di Dusun Ciasem, Jalancagak, Subang, Jawa Barat.

Sebulan berlalu, polisi kini telah mengerucutkan perhatian ke beberapa saksi dari 25 orang yang telah diperiksa.

Terkait hal tersebut, Poppy Alamya turut membantu dengan memberikan analisa terhadap 3 orang lelaki terdekat korban.

Di antaranya, Yosef selaku ayah dan suami korban, Yoris sebagai anak tertua, dan Dicky sebagai kekasih korban Amalia.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved