Breaking News:

Terkini Internasional

Guru di India Ajari Siswa di Jalanan, Coba Kurangi Kesenjangan Pendidikan akibat Covid-19

Seorang guru di India mengubah dinding menjadi papan tulis dan jalan menjadi ruang kelas untuk meminimalisir kesenjangan pendidikan akibat Covid-19.

YouTube/Al Jazeera English
Jutaan anak di India tidak memiliki akses sekolah online, beberapa sukarelawan menyiapkan kelas gratis di Kerala. Seorang guru di India mengubah dinding menjadi papan tulis dan jalan menjadi ruang kelas untuk meminimalisir kesenjangan pendidikan akibat Covid-19. 

TRIBUNWOW.COM - Seorang guru di Desa Suku Joba Attpara, Distrik Paschim Bardhaman, negara bagian timur Bengal Barat, India telah mengajar anak-anak di jalanan selama setahun terakhir. 

Deep Narayan Nayak, seorang guru yang giat mengajar, mengubah dinding menjadi papan tulis dan jalan menjadi ruang kelas, dilansir dari Reuters pada Kamis (16/9/2021).

Guru berusia 34 tahun itu mencoba menutup kesenjangan pendidikan yang disebabkan oleh penutupan sekolah berkepanjangan di India.

Sekolah-sekolah India telah ditutup karena wabah virus Covid-19, jutaan anak tidak memiliki akses ke teknologi dan internet sehingga beberapa sukarelawan menyiapkan kelas gratis.
ILUSTRASI. Sekolah-sekolah India telah ditutup karena wabah virus Covid-19, jutaan anak tidak memiliki akses ke teknologi dan internet. (YouTube/Al Jazeera English)

Baca juga: Kerangka Manusia Ditemukan di Dalam Lift 24 Tahun Tak Terpakai di India, Masih Jadi Misteri

Baca juga: India Bersiap untuk Kemungkinan Terburuk Hadirnya Gelombang Ketiga Covid-19 saat Musim Festival

Nayak mengajarkan banyak hal kepada sekitar 60 siswa India, mulai dari lagu anak-anak populer hingga pentingnya penggunaan masker dan cuci tangan.

Penduduk desa yang bersyukur dengan kehadirannya menyebutnya sebagai “Guru Jalanan”.

Sekolah lokal di India diketahui ditutup setelah pembatasan ketat Covid-19 diberlakukan di seluruh negara itu pada Maret 2020.

“Pendidikan anak-anak kami terhenti sejak penguncian ketat diberlakukan. Anak-anak biasanya hanya berkeliaran, kemudian guru datang dan mulai mengajar mereka,” ungkap Kiran Turi, seorang wali murid yang anaknya diajar oleh Nayak.

Anak-anak menulis di papan tulis dengan kapur, mereka juga menggunakan mikroskop dalam kegiatan belajarnya.

Nayak mengajar anak-anak yang tidak memiliki akses internet dan gadget di kelas terbuka di luar rumah dengan memanfaatkan dinding yang diubah menjadi papan tulis.

Nayak mengatakan dia khawatir murid-muridnya akan tersingkir dari sistem pendidikan apabila mereka tidak melanjutkan sekolah.

Sebagian besar siswanya adalah pelajar generasi pertama dan orang tuanya adalah pencari nafkah harian.

 “Saya melihat anak-anak berkeliaran di desa, mengambil ternak untuk digembalakan, dan saya ingin memastikan pembelajaran mereka tidak berhenti,” katanya.

Sekolah di India secara bertahap mulai dibuka kembali pada bulan lalu. 

Sebuah survei pada bulan Agustus lalu yang dilakukan terhadap hampir 1.400 anak sekolah oleh kelompok cendekiawan menemukan bahwa di daerah pedesaan hanya ada 8 persen siswa yang dapat mengikuti pembelajaran online secara teratur.

Sementara, 37 persen tidak belajar sama sekali.

Baca juga: Virus Nipah Dikonfirmasi Muncul di Kerala India, Seorang Anak Usia 12 Tahun Meninggal

Baca juga: Warga di India Gelar Kampanye Hapuskan Larangan Bersepeda untuk Dukung Program Anti-polusi

Sekitar setengah dari jumlah anak itu tidak dapat membaca lebih dari beberapa kata.

Survei tersebut mengungkapkan sebagian besar orang tua ingin sekolah dibuka kembali sesegera mungkin.

Dilansir dari The Hindu, seorang anggota Dewan Legislatif India (MLA) dari Aam Aadmi Party (AAP) mengatakan selama setahun terakhir sejumlah besar siswa di India tidak dapat mengakses pendidikan formal karena pandemi Covid-19.

AAP MLA Atishi berbicara di konferensi Harvard-India 2021 dengan ‘Tackling Unequal Access to Education Worsened by Covid-19’ pada Februari lalu.

“Di India, kualitas pendidikan memburuk saat Anda turun ke spektrum ekonomi.  Namun selama pandemi, kesenjangan semakin dalam,” kata Atishi.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved