Breaking News:

Terkini Daerah

Dirudapaka Ayah Tiri hingga Hamil 8 Bulan, Gadis di Bali Sulit Dimintai Keterangan, Ini Kronologinya

Seorang ayah di Bali tega merudapaksa anak tirinya yang masih SMA hingga hamil 8 bulan.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Lailatun Niqmah
Press Association via BBC
Ilustrasi rudapaksa - Seorang ayah di Bali tega mencabuli anak tirinya yang masih di bawah umur hingga hamil, Jumat (17/9/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Kasus rudapaksa yang dilakukan oleh seorang ayah kepada anak gadisnya kembali terjadi.

Kali ini, seorang ayah berinisial MW (50) warga Kecamatan Tembuku, Bangli, Bali tega tega menghamili anak tirinya sendiri.

Akibat perbuatan bejat pelaku, korban yang masih di bawah umur kini tengah mengandung delapan bulan.

Kejahatan MW terungkap setelah sang ibu curiga karena anaknya telat datang bulan.

Baca juga: Paksa Anak Layani Nafsu Setiap Hari, Ayah di Bolmong Dibekuk seusai Curhatan Korban Viral di Medsos

Korban yang berinisial KJ lantas dibawa ke bidan untuk memeriksakan kondisi.

Sang ibu syok ketika mengetahui anaknya ternyata sedang hamil.

Korban Sempat Tak Berani Mengaku

Sang anak sempat ditanya berulang kali soal siapa yang sudah menghamilinya.

Namun, korban keras kepala tak mau mengungkapkan pelakunya.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan saat dikonfirmasi, Kamis (16/9/2021).

Kejadian tersebut juga terendus setelah desas-desus di desa yang menyebut terdapat seorang anak berusia 16 tahun yang hamil.

“Pihak keluarga sempat melakukan pendekatan mengenai siapa bapaknya, namun si anak belum mengakui," ujar AKBP I Gusti Agung Dhana dikutip TribunWow.com dari Tribun-Bali.com, Jumat (17/9/2021).

"Sampai meningkat ke tingkat desa, difasilitasi oleh desa dan desa adat, untuk menggali siapa kira-kira orang tua dari anak yang dikandung oleh si anak tersebut. Namun juga masih belum mengakui,” ungkapnya.

Baca juga: Dugaan Ciri Pelaku Pembunuhan Ibu-Anak di Subang Diungkap Kepolisian, Orang Dekat dan Lebih dari 1

Baca juga: Bayi di Riau Dibunuh Tetangganya seusai Pelaku Ngamuk karena Orangtua Korban Minta-minta

Karena belum mengakui, Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat akhirnya turun tangan untuk ikut melakukan pendekatan kepada korban.

Kendati demikian, KJ sempat mencoba untuk mengalihkan sosok pria yang dimaksud ke orang lain.

"Pada momen ini skupnya masih di internal desa. Pihak desa kemudian melakukan penggalian untuk mengkonfirmasi kepada sosok yang dimaksud."

"Namun dari hasil penyelidikan desa, ternyata bukan dia pelakunya. Akhirnya sesuai kesepakatan di desa, kasus tersebut akhirnya diserahkan ke Polsek Tembuku,” jelasnya.

Pihak Polsek yang mendapatkan laporan tersebut segera melakukan penyelidikan dan penggalian informasi kepada KJ.

Dari hasil penggalian informasi tersebut, barulah KJ mengaku bahwa ayah tirinya yang telah merudapaksanya.

“Terduga pelaku statusnya adalah ayah tiri dari si anak atau korban. Karena kasus ini terkait dengan perlindungan anak, sehingga kasus ini dilimpahkan ke Polres."

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved