Breaking News:

Terkini Daerah

Dijanjikan Uang Rp 100 Juta seusai Rampok Toko Emas, 4 Pria Diringkus, sang Dalang Ditembak Mati

Polisi berhasil meringkus empat perampok toko emas di Pasar Simpang Limun Medan, Jalan Sisingamangaraja, Medan.

TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Empat pelaku perampokan toko emas di pasar Simpang Limun, Jalan Sisingamangaraja Medan saat di Mapolda Sumut, Rabu (15/9/2021).(TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO) 

TRIBUNWOW.COM - Polisi berhasil meringkus empat perampok toko emas di Pasar Simpang Limun Medan, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Sumatera Utara yang sempat viral beberapa waktu lalu.

Dilansir TribunWow.com, ternyata para pelaku dijanjikan uang Rp 100 juta setelah emas hasil rampokan laku dijual.

Dalang perampokan ini adalah Hendri Tampubolon (38) yang akhirnya ditembak mati polisi.

Sementara itu, tiga pelaku lain yang diringkus polisi yakni PS, FA, dan PR.

Tiga pelaku perampokan toko emas saat terekam kamera CCTV milik warga di Jalan Menteng VII, Gang Garuda. Dalam foto tersebut mereka sudah tidak lagi mengenakan jaket dan masker, Rabu (15/9/2021).
Tiga pelaku perampokan toko emas saat terekam kamera CCTV milik warga di Jalan Menteng VII, Gang Garuda. Dalam foto tersebut mereka sudah tidak lagi mengenakan jaket dan masker, Rabu (15/9/2021). (Tribun Medan)

Baca juga: UPDATE Perampokan Toko Emas di Simpang Limun, Pelaku Ditangkap Berkat CCTV, Ini Peran Masing-masing

Baca juga: Perampokan Bersenjata di Medan Dilakukan Taktis, Begini Jawaban Polisi Berdasarkan Selongsong Peluru

Kapolda Sumatera Utara, Irjen pol Panca Sutra menyebut para pelaku diberikan uang masing-masing Rp 4 juta oleh Hendri.

Uang tersebut merupakan imbalan atas aksi perampokan yang dilakukan keempat orang itu.

Sementara itu, emas hasil rampokan langsung dimasukkan ke tas Hendri.

Ia berjanji bakal memberi masing-masing Rp 100 juta jika semua emas itu terjual.

"Katanya mau dikasih 100 Juta pak," kata PR, dikutip dari TribunMedan.com, Rabu (15/9/2021).

Setelah perampokan, Hendri meminta mereka bersabar hingga semua emas terjual.

Setelah sepakat dan menerima uang Rp 4 juta, para pelaku pun berpencar.

"Pokoknya kalian harus percaya sama abang. Kalau emas ini laku, abang kasih nanti, abang yang jual. Nomor kalian (harus) tetap aktif," ujarnya.

"Tunggu kabar dari abang selanjutnya. Kalian langsung pulang. Kalian belok ke kanan, aku belok kiri."

Terbaru, jumlah pelaku perampokan ini bertambah menjadi lima orang.

Polisi kembali menangkap D yang mengenalkan ketiga perampok itu pada Hendri.

"Tersangka H sudah menyiapkan secara matang perampokan tersebut. Ide dari perampokan di Pasar Simpang Limun dari tersangka Hendri," jelas Panca.

Baca juga: Ditodong Pistol dan Diminta Buka Brankas, Ini Cerita Penjaga Toko Emas terkait Perampokan di Medan

Baca juga: Detik-detik Perampok Tembak Tukang Parkir seusai Dilempar Kotak Tahu: Mau Selamat Tutup Matamu

Kenal di Penjara

Kepada polisi, D mengaku tak tahu jika Hendri merencanakan perampokan toko emas.

Ia menyebut sudah mengenal Hendri sejak SD.

Setelah tak pernah bertemu selama 10 tahun, Hendri tiba-tiba datang dan meminta bantuannya.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved