Breaking News:

Liga 1

Arema FC Belum Menang dari 2 Laga, Ini Nasib Pelatih Eduardo Almeida di Liga 1 2021

Tim asal Jawa Timur, Arema FC belum meraih kemenangan dari dua laga yang dijalani di Liga 1 2021.

Instagram/@aremania.ig87
Arema FC resmi menunjuk juru taktik asal Portugal Eduardo Almeida sebagai pelatih kepala untuk musim 2021. Arema FC Belum Menang dari 2 Laga, Ini Nasib Pelatih Eduardo Almeida di Liga 1 2021 

TRIBUNWOW.COM - Tim asal Jawa Timur, Arema FC belum meraih kemenangan dari dua laga yang dijalani di Liga 1 2021.

Setelah pada pekan pertama bermain imbang melawan PSM Makassar dengan skor 1-1, Arema FC kembali bermain seri di pekan kedua melawan Bhayangkara FC dengan skor 1-1.

Dengan hasil itu, Arema FC hanya mendapatkan dua poin dari maksimal enam poin di Liga 1 2021.

Hasil tersebut tentunya bisa menjadi persoalan mengingat tim berjuluk Singo Edan sendiri menjadi kandidat juara Liga 1 2021.

Baca juga: Catat Jadwal Liga 1 2021 Pekan ke-3: Bali United Vs Persib Bandung, Ini Lawan Arema FC dan Persija

Baca juga: Meski Beda Posisi di Klasemen, Arema FC dan Persib Bandung Miliki Persoalan Sama di Liga 1 2021

Kondisi ini membuat Eduardo Almeida dibayangi klausul pemecatan yang menyertai dalam kontraknya.

Klausul tersebut berbunyi pelatih harus rela diputus sepihak jika kalah beruntun dalam tiga pertandingan kandang.

Namun dengan adanya sistem seri ini kandang tandang ditiadakan sehingga semua pertandingan disetarakan.

Saat disinggung klausul tersebut, General Manajer Arema FC Ruddy Widodo sudah melakukan evaluasi bersama Eduardo Almeida.

Karena masih awal dan belum mengalami kekalahan, maka indikator penilaian untuk sementara ini adalah kualitas permainan tim dan lawan yang dihadapi.

Dia mengatakan permainan Arema FC di pekan pertama melawan PSM Makassar sangat memuaskan.

Namun di pertandingan kedua melawan Bhayangkara FC memang terjadi penurunan.

Namun dia melihat penurunan tersebut bukan sepenuhnya faktor teknik dan taktik.

Baca juga: Unik sekaligus Kompak Klub Asal Jawa Timur di Liga 1 2021: Persebaya, Arema FC hingga Madura United

Baca juga: Diego Michiels Jadi Angin Segar bagi Arema FC Jelang Lawan PSS Sleman Pekan Ketiga Liga 1 2021

Ada faktor eksternal dan faktor kualitas lawan yang mempengaruhi penurunan performa permainan Dedik Setiawan CS.

“Kalau saya lihat cara bermainnya teman-teman dan kemarin itu ya faktor waktu pertandingan malam menjadi sore, kemudian karena tim yang dihadapi,” kata Ruddy Widodo.

“Dari pengamatan saya tipe pemain tengah Arema itu kan rata-rata gelandang defense, kecuali Rafli. Itu makanya awal dicoba 4-4-2 dengan Rafli diturunkan di awal.”

“Harapannya ada yang lama menguasai bola tinggal kedepan lancar, tapi analisa di bench kemarin itu mainnya kurang flank, kurang nyayap (melebar seperti sayap),” imbuhnya.

Ruddy Widodo melanjutkan evaluasi yang dihimpun ini sudah mulai dilakukan bersama.

Semua aspek tim diperbaiki secara menyeluruh baik teknik, taktik, fisik dan psikis.

Termasuk proses adaptasi waktu pertandingan yang sempat merasa jadi kendala.

“Itu juga terjadi waktu bermain di Kanjuruhan (dikandang) main malam ke sore itu ada adaptasi. Tapi kalau dari main sore ke malam itu enak adaptasinya. Itu bukan alasan tapi dari yang sudah-sudah begitu,” pungkas pria berusia 49 tahun.(Kompas.com)

Baca Berita Terkait Liga 1 Lainnya 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Dua Laga Imbang, Arema FC Tak Gegabah Singgung Klausul Pemecatan Eduardo Almeida

Sumber: Kompas.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved