Breaking News:

Konflik di Afghanistan

Rumor Kematiannya Viral di Media Sosial, Pendiri Taliban Muncul Rilis Pernyataan, Ini Isinya

Pendiri Taliban merilis sebuah pesan suara menyatakan dirinya masih hidup dan sehat setelah berita kematiannya viral di media sosial.

YouTube/BBC News
Mullah Baradar, salah satu petinggi Taliban. Mullah Baradar merilis sebuah pesan suara menyatakan dirinya masih hidup dan sehat setelah berita kematiannya viral di media sosial pada Senin (13/9/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Salah satu pendiri Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar merilis sebuah pesan suara menyatakan dirinya masih hidup dan sehat setelah berita kematiannya viral di media sosial pada Senin (13/9/2021).

Dilansir dari India Today, pria yang sekarang menjabat sebagai wakil perdana menteri Afghanistan itu menyalahkan propaganda palsu atas rumor kematiannya.

Hal itu diungkapkan dalam pesan suara yang diunggah pada situs resmi kelompok Taliban.

Mullah Abdul Ghani Baradar
Mullah Abdul Ghani Baradar (The New Nation)

Baca juga: Taliban Segera Umumkan Mullah Baradar sebagai Pemimpin Baru Afghanistan, Ini Sosoknya

Baca juga: Dirumorkan Telah Meninggal, Pemimpin Al Qaeda Muncul di Video Peringatan 20 Tahun Serangan 9/11 AS

"Ada berita di media tentang kematian saya. Selama beberapa malam terakhir saya bepergian," ungkap Baradar dalam pesan suara itu.

"Di mana pun saya berada saat ini, kami semua baik-baik saja, semua saudara dan teman saya," tambahnya.

Desas-desus yang beredar menyatakan Baradar telah terluka parah dalam baku tembak antara faksi-faksi Taliban saingannya di Istana Presiden, Kabul, Afghanistan.

"Media selalu mempublikasikan propaganda palsu. Karena itu, dengan berani tolak semua kebohongan itu, dan saya seratus persen tegaskan kepada Anda tidak ada masalah dan kami tidak punya masalah,” ungkap Baradar.

Baradar diketahui menjadi satu-satunya pemimpin Taliban yang masih hidup dan ditunjuk secara pribadi oleh Mullah Mohammed Omar sebagai wakil yang kemudian menjadikannya sosok legendaris di kelompok itu.

Baca juga: Afghanistan Dijanjikan akan Terima Rp 14,3 Triliun Bantuan Kemanusiaan dari Negara Donor

Baca juga: Taliban Bolehkan Wanita di Afghanistan Belajar di Universitas, Ini Syaratnya

Anggota Taliban menyambut kedatangan Baradar saat kembali ke Afghanistan pada 17 Agustus lalu.

Mereka mengerumuninya saat turun dari pesawat pemerintah Qatar sebelum melakukan konvoi,

Baradar sebelumnya sempat diduga akan menjadi kepala pemerintahan Afghanistan baru bentukan Taliban.

Namun, kelompok itu mengumumkan Mullah Mohammad Hassan Akhund sebagai perdana menteri Afghanistan dan Baradar sebagai wakilnya pada 7 September.

Juru bicara Taliban dari kantornya di Qatar, Suhail Shaheen juga menyangkal laporan kematian satu di antara pendiri Taliban itu melalui akun Twitternya @suhailshaheen1 pada Senin (13/9/2021).

Sebelumnya, pemimpin tertinggi Taliban, Hibatullah Akhundzada juga sempat dikabarkan meninggal sebelum juru bicara kelompok itu mengatakan dia akan hadir di Kandahar, sekitar dua minggu setelah Taliban mengambil alih kekuasaan di Afghanistan. (TribunWow.com/ Alma)

Berita lainnya terkait Taliban

Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved