Breaking News:

Liga 1

Jelang Lawan PSS Sleman, Ini 3 Catatan yang Harus Dibenahi Pelatih Arema FC Eduardo Almeida

Klub asal Jawa Timur, Arema FC belum mendapatkan kemenangan dari dua laga awal di Liga 1 2021.

Instagram/@aremafcofficial
Striker asing Arema FC, Carlos Fortes dibayangi pemain PSM Makassar, Erwin Gutawa pada laga perdana Liga 1 2021 di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (5/9/2021). Jelang Lawan PSS Sleman, Ini 3 Catatan yang Harus Dibenahi Pelatih Arema FC Eduardo Almeida 

TRIBUNWOW.COM - Klub asal Jawa Timur, Arema FC belum mendapatkan kemenangan dari dua laga awal di Liga 1 2021.

Mengawali Liga 1 2021 dengan hasil imbang melawan PSM Makassar dengan skor 1-1, Arema FC kembali ditahan imbang Bhayangkara FC pada pekan kedua dengan skor sama.

Lebih baiknya adalah Arema FC belum merasakan kekalahan, lantaran kedua laga berakhir imbang.

Baca juga: Kabar Baik, Pemain yang Ditunggu Aremania Bisa Main saat Arema FC Lawan PSS Sleman di Liga 1 2021

Baca juga: Arema FC Kurang Maksimal di 2 Laga Liga 1 2021, Bos Gilang Widya Langsung Evaluasi sebelum Lawan PSS

Jelang laga pekan ketiga melawan PSS Sleman, Arema FC langsung melakukan evaluasi.

Evaluasi jelas dilakukan kubu Singo Edan, mengapa tak kunjung memetik tiga poin.

Padahal jika ditelisik dari kedalaman skuat, Arema Fc terbilang bertabur bintang.

Eduado Almeida selaku pelatih Arema FC wajib menemukan formula atas masalah yang dihadapi timnya.

Dilansir laman Surya Malang, ada tiga cacat permainan Singo Edan yang perlu dibenahi.

1. Penyelesaian Akhir Kurang Klinis

Arema FC memiliki tukang gedor sekelas Dedik Setiawan, Kushedya Hari Yudo dan M Rafli.

Belum lagi adanya bomber asal Portugal, Carlos Fortes yang menambah garangnya lini serang Singo Edan.

Namun hingga kini, tak ada satupun barisan penyerang tim kesayangan Aremania itu yang sukses menorehkan gol.

Situasi ini jelas perlu dikaji oleh coach Eduardo perihal penyelesaian peluang.

Pasalnya, pada laga melawan Bhayangkara FC, jawara ISL 2009/2010 itu membukukan banyak kans untuk mencetak gol.

Baca juga: Untung dan Buntung Pilar Persib Bandung Mohammed Rashid saat Lawan Persita di Liga 1 2021

Baca juga: Hedipo Gustavo Pamer Sudah Vaksin dan Bendera Indonesia, Segera Bela Persipura di Liga 1 2021?

2. Minimnya Kreativitas

Arema FC terkesan memainkan sepak bola monoton yang bertumpu pada umpan direct yang ditujukan ke lini depan.

Permainan ini jelas mudah terbaca oleh lawan yang mayoritas mengandalkan bek-bek asing.

Di sisi lain, Eduardo Almeida juga menyoroti kurangnya keberanian pemain Arema FC dalam memegang bola selama mungkin.

"Kami tak punya kualitas kala memegang bola."

"Tidak sabar, sehingga tergesa-gesa."

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved