Breaking News:

Terkini Daerah

2 Bulan Menghilang, Siswa SMA Ditemukan Tinggal Kerangka, Penemu: Seperti Ada yang Minta Tolong

Teka-teki hilangnya siswa SMA berinisial RM (17) di Kabupaten Bireuen, Aceh akhirnya terungkap.

Editor: Mohamad Yoenus
SerambiNews
(Kiri) Polisi saat melakukan olah TKP penemuan kerangka manusia (Kanan) Foto korban semasa hidup. 

TRIBUNWOW.COM - Teka-teki hilangnya siswa SMA berinisial RM (17) di Kabupaten Bireuen, Aceh akhirnya terungkap.

Setelah dua bulan menghilang, RM yang masih duduk di bangku kelas 2 SMA itu ditemukan tinggal kerangka.

RM dinyatakan hilang pada 28 Juli 2021, dan terakhir pamit pergi bersama teman barunya.

Berikut fakta-fakta menghilangnya RM hingga ditemukan tinggal kerangka.

Baca juga: Setahun Hilang, Pria 80 Tahun Ditemukan Sudah Jadi Kerangka, sang Anak Kenali Gigi Ompong Korban

Pamit Pergi Bersama Teman Baru

Kerangka RM ditemukan pada Senin (6/9/2021) lalu di sebuah kebun di Gampong Padang Kasab, Kecamatan Peulimbang, Kabupaten Bireuen, Aceh.

Sementara korban sendiri merupakan warga Gampong Meureubo, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen.

Korban merupakan anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Mukhtaruddin dan Nilawati.

Informasi dihimpun Serambinews.com, korban ketika itu minta izin pada ibunya pergi bersama seorang teman barunya.

Identitas temannya belum diketahui, mereka naik sepeda motor CRS sejenis trail milik Rahmad Mouli.

"Waktu itu bapaknya RM sedang di Banda Aceh."

"Korban minta izin pada ibunya dan pergi dengan seorang teman dari luar daerah yang bekerja sebagai buruh bangunan salah satu proyek di Makmur," ujar seorang sumber kepada Serambiniews.com, Kamis (9/9/2021).

Sumber ini menyebutkan korban bersama teman barunya itu pergi dengan sepeda motor korban itu ke Kedai Matangglumpang Dua dari Meurebo.

Namun keduanya sempat singgah di Keude Lueng Daneun, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen.

Kemudian keduanya melanjutkan perjalanan ke Keude Matanggeulumpang Dua.

Setelah beberapa saat dan minum di Keude Matang Glumpang Dua, keduanya berangkat lagi ke arah Bireuen.

Setelah setelah itu tidak ada informasi lagi dan mulai besoknya korban tak kembali ke rumah.

Karena tidak pulang, orang tuanya mencari ke sejumlah tempat, namun tidak ada kabar.

Orang tuanya menduga pergi beberapa hari bersama temannya dan bakal pulang lagi ke rumah.

"Sebelum kepergiannya itu, juga pernah beberapa kali pergi, tapi besoknya pulang. Namun, sejak pergi malam itu, tidak pulang-pulang lagi," kata sumber ini.

Halaman
1234
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved