Kebakaran di Lapas Tangerang
Segera Menikah setelah Bebas, Korban Kebakaran Lapas Tangerang Ditemukan dengan Cincin Tunangannya
Kebakaran di Blok C2 Lapas Kelas I Tangerang pada Rabu (8/9/2021) dini hari menyisakan duka mendalam bagi para keluarga korban.
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Tidak ada firasat sama sekali saat melakukan panggilan video itu, bahkan kata Frengky, keduanya hanya saling berbagi canda dan tawa.
Dengan adanya insiden ini, Frengky menyebut keluarganya sangat merasakan kehilangan.
Terlebih, hukuman pidana 7 tahun yang akan berakhir 3 bulan ke depan harus dituntaskan dengan insiden kebakaran ini.
Penantian panjang untuk dapat bertemu sang kakak juga harus diikhlaskan Frengky dengan menjemputnya dalam kondisi tidak bernyawa.
Tak banyak kata-kata saat ditanyakan harapan, yang terlontar adalah rasa sakit yang diterima dia dan keluarganya.
"Menyakitkan banget saya, sakit banget sakit. Gak nyangka bisa kayak begini, saya juga bingung mau ngomong apa gabisa ngomong lagi,"
"Ditungguin selama 7 tahun, sisa 3 bulan lagi, malah akhirnya kejadian kaya gini, kebakar gitu kan badannya."
"Saya pikir, kesundut rokok aja sakit apalagi kebakar idup-idup gitu kan, makanya bingung saya," ujar Frengky dengan wajah sedikit menunduk. (Tribunnews.com/Maliana/Rizki Sandi Saputra)
Berita lain terkait Kebakaran di Lapas Tangerang
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Kisah Duka Keluarga Korban Kebakaran: Anak akan Bebas Tahun Depan hingga Pupusnya Rencana Pernikahan."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/2apas-setelah-alami-kebakaran-hebat-selama-2-jam-lebih.jpg)