Breaking News:

Kebakaran di Lapas Tangerang

Ngeluh Makanan Penjara Tak Enak, Korban Tewas Sempat Minta Dikirimi Sesuatu sebelum Lapas Terbakar

Salah satu korban meninggal dunia, Hadiyanto (51), sempat meminta sesuatu kepada adiknya sebelum kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Rekarinta Vintoko
Tribunnews.com/Istimewa
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten terbakar pada Rabu (8/9/2021) dini hari. Akibat kebakaran yang terjadi selama dua jam lebih itu, sedikitnya 41 orang tewas. Begini kondisi lapas setelah alami kebakaran hebat selama 2 jam lebih. 

TRIBUNWOW.COM - Kejadian kebakaran maut di Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten, menjadi peristiwa yang memilukan.

Pasalnya, peristiwa yang terjadi pada Rabu (8/9/2021) dini hari itu sedikitnya telah menewaskan 44 korban jiwa.

Korban meninggal dunia seluruhnya adalah narapidana yang terjebak di dalam sel dan tak bisa keluar.

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten terbakar pada Rabu (8/9/2021) dini hari. Akibat kebakaran yang terjadi selama dua jam lebih itu, sedikitnya 41 orang tewas. Begini kondisi lapas setelah alami kebakaran hebat selama 2 jam lebih.
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten terbakar pada Rabu (8/9/2021) dini hari. Akibat kebakaran yang terjadi selama dua jam lebih itu, sedikitnya 41 orang tewas. Begini kondisi lapas setelah alami kebakaran hebat selama 2 jam lebih. (ISTIMEWA via TribunJakarta.com)

Baca juga: Bantah Isu Bentrok Antar Napi Narkoba sebelum Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Begini Kata Kalapas

Tragedi yang menimpa warga binaan Lapas Blok C tersebut menyisakan duka mendalam bagi keluarga.

Satu di antaranya adalah keluarga dari, Hadiyanto (51).

Hadiyanto yang menjadi salah satu korban tewas sempat meminta dibawakan makanan.

Keluarganya menyebut, korban sempat mengeluh karena makanan di penjara yang dirasa tidak enak.

Hal itu diceritakan oleh adik kandung Hadiyanto, Rosadah (46).

Warga Jalan Lontar IV, RT 13 RW 04, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara itu menceritakan bahwa kakaknya sering minta dibawakan makanan dari luar atau uang.

“Paling suka cerita soal lauk. Kalau makan. Terus kirimin duit, karena lauknya nggak enak,” ujar Rosadah dikutip dari Wartakotalive, Kamis (9/9/2021).

Baca juga: Korban Tewas Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang Jadi 44 Orang, Begini Kondisi dan Identitas 3 Korban

Baca juga: Sebentar Lagi Bebas, Korban Kebakaran Lapas Tangerang Habiskan Malam Terakhir Video Call Calon Istri

Rosadah menceritakan, Hadiyanto tidak pernah ada yang mengusik selama berada di penjara.

Pasalnya, korban sudah cukup berumur hingga membuat penghuni lain juga segan.

“Kurang tahu tapi kata Aa' di sini nggak ada yang berani sama aa. Mereka menghargai Aa udah tua,” ungkapnya.

Korban dijadwakkan akan keluar dari penjara pada 2023 mendatang.

Hadiyanto diketahui meninggalkan seorang istri dan satu putri.

Korban dimakamkan di TPU Semper, Cilincing, Jakarta Utara pada hari ini, Kamis (9/9/2021).

Kesaksian Napi yang Selamat

Kebakaran maut terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang, Banten, pada Rabu (8/9/2021) dini hari.

Insiden memilukan di Lapas blok C tersebut sedikitnya telah menewaskan 41 napi yang terbakar hidup-hidup di dalam sel yang terkunci.

Selain korban tewas, 8 napi dikabarkan mengalami luka berat, dan 73 di antaranya menjalani perawatan karena luka ringan.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved