Kebakaran di Lapas Tangerang
Napi Lapas Tangerang Injak-injak Teman demi Selamatkan Diri saat Kebakaran, Ibu: Rasanya Pengin Mati
Suasana mencekam terjadi saat para narapidana Lapas Kelas 1 Tangerang menyelamatkan diri dari kebakaran hebat, Rabu (8/9/2021) dini hari.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Atri Wahyu Mukti
Nuriati mengaku nyaris jatuh pingsan saat mengetahui kabar terbakarnya Lapas Kelas 1 Tangerang.
Apalagi, diberitakan 41 napi tewas dalam kejadian itu.
"Rasanya pingsan saya pingin mati, baru pulang kerja," katanya.
"Telepon semua jeritan. Perasaan saya hancur."
"Saya minta tolong keluarga dan tetangga makanya langsung ke sini."
Bebas Tahun Depan
Nasib pilu dialami korban tewas kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Fitra Eka (20) .
Sang ibu, Angel pun tak kuasa menahan tangisnya saat menjemput jasad putranya itu.
Ia bahkan menerobos garis polisi dan berlari ke arah petugas kepolisian dan tim DVI yang menurunkan kantung jenazah Fitra Eka.
Menurut Angel, Fitra seharusnya bebas pada Januari 2022 mendatang.
Baca juga: Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang Tewaskan 41 Napi, Petugas Tak Sempat Buka Semua Kunci Sel
Sebab, Fitra mendapat potongan masa tahanan karena dianggap berkelakuan baik selama di penjara.
Nahasnya, Fitra terkunci di kamarnya saat kebakaran terjadi.
"Bulan Januari nanti akan keluar karena dapat remisi, bloknya kebakaran pukul 02.00 WIB, dia terkunci dikamar sehingga gak bisa keluar," jata Angel, dikutip dari WARTAKOTAlive.com, Rabu (8/9/2021).
Angel mendapat keterangan itu dari teman sesama narapidana anaknya.
Kedatangannya ke RS Polri bertujuan untuk melakukan tes DNA sebagai bukti yang akan diserahkan ke tim DVI.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/akaran-lapas-kelas-i-tangerang-ke-rsud-ka.jpg)