Kebakaran di Lapas Tangerang
Cerita Petugas Bawa Jenazah Napi Korban Kebakaran di Lapas Tangerang, Abu Berjatuhan dan Bau Hangus
Petugas pembawa jenazah korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang menceritakan mengalamannya mengurus puluhan jazad hangus terbakar.
Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Insiden kebakaran hebat di Lapas Kelas I Tangerang, Banten pada Rabu (8/9/2021), menyisakan cerita memilukan.
Tragedi yang menghanguskan Lapas Blok C tersebut menewaskan 41 narapidana yang terjebak di dalamnya.
Para korban terbakar hidup-hidup lantaran diduga masih terkunci di dalam sel dan tak bisa menyelamatkan diri.
Baca juga: Wagiyo Pasrah Anaknya Kritis Jadi Korban Kebakaran Lapas Tangerang: Enggak Usah Nangis
Atas kejadian tragis itu, pengalaman tak terlupakan dirasakan oleh seorang petugas pengangkut jenazah di RSUD Kabupaten Tangerang, yang bernama Hendra.
Hendra, ditugaskan untuk menjemput 14 jenazah korban dari tempat evakuasi sementara di Rumah Sakit Sitanala.
Diberitakan oleh TribunJakarta.com, Hendra bertugas mengangkut dan memindahkan jenazah para napi tersebut ke Ruang Pemulasaran RSUD Kabupaten Tangerang.
"Saya yang jemput dari Sitanala, tapi lupa enggak lihat jam, kemungkinan jam 08.30 WIB," cerita Hendra dilansir TribunWow.com, Kamis (9/9/2021).
Petugas yang sudah belasan tahun bekerja di RSUD Kabupaten Tangerang itu mengaku baru pertama kali menjalankan tugas yang sangat miris tersebut.
Ia melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana kondisi para korban yang tewas secara mengenaskan akibat tak berdaya di hadapan kobaran api.
Baca juga: Sebelum Tewas Terbakar, Napi Lapas Tangerang Video Call Bercanda Tertawa dengan Ayahnya
Baca juga: Ungkap Detik-detik Petugas Lapas Tangerang Tak Bisa Selamatkan Napi, Yasonna Laoly: Sempat Dibuka
Hendra menceritakan, kondisi para jenzah yang di bawanya nyaris semuanya sudah hangus terbakar.
Bahkan, ia melihat sebagian korban telah hangus menjadi abu.
"Ada yang sebagian hangus," ujar Hendra.
"Pas diangkat abunya berjatuhan (rontok)," tuturnya.
Tak hanya itu, Hendra juga merasakan langsung bagaimana aroma jasad terbakar yang begitu menyengat.
Padahal, Hendra sudah memakai masker belapis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/hendra-2ban-kebakaran-maut-lapas-kelas-i-tangerang-rabu-892021.jpg)