Terkini Daerah
Sosok Saparin, Satpam yang Meninggal Dunia dalam Keadaan Sujud di Musala, Pamit Salat saat Tugas
Sosok Saparin (54), satpam yang meninggal dunia dalam keadaan sujud saat salat di musala, diungkap rekan-rekannya.
Editor: Lailatun Niqmah
Polisi sempat mendatangi lokasi kejadian dan memeriksa sekitar musola dan tidak menemukan tanda kekerasan.
Pihak keluarga telah menerima atas meninggalnya korban dengan membuat surat pernyataan sehingga menolak untuk diautopsi.
"Korban dibawa ke Kelurahan Dempet, Kecamatan Dempet, Demak untuk di laksanakan pemakaman di TPU Kiwoto pagi ini," tegasnya.
Baca juga: Yosef Gelagapan Dicecar Kapolres Subang, Sempat Alihkan Pembicaraan saat Ditanya soal Hal Ini
Saksi lalu membangunkan korban dengan cara memanggilnya tapi korban tak menjawab
ara rekan kerja Saparin (54) mengaku kehilangan terhadap sosok almarhum.
Pasalnya almarhum sepanjang bekerja di sebuah pabrik benang di Pedurungan, Kota Semarang, dikenal sebagai sosok yang baik.
"Orangnya ramah, humoris dan suka menyapa," terang rekan kerja korban sesama satpam, Dullah (59) kepada Tribunjateng.com, Selasa (7/9/2021).
Selain itu, lanjut dia, almarhum dikenal sebagai sosok yang rajin ibadah.
"Iya ibadahnya tekun," ungkapnya.
Baca juga: Fakta Viral Bocah Jualan Nasi Bungkus Sambil Belajar, Disebut Sangat Sopan hingga Banjir Doa
Menurutnya, selama bekerja menjadi satpam di pabrik tak pernah ada cela.
Korban bekerja di pabrik tersebut selama dua tahun.
Korban juga sangat rendah hati dan memiliki sopan santun yang baik.
"Dia gak sombong, meski purnawirawan tetap rendah hati," jelasnya.
Ia menuturkan, terakhir bertemu korban pada Senin (6/9/2021) sekira pukul 07.30 WIB.
Ketika itu korban baru saja lepas piket malam hendak pulang menuju mes karyawan.