Kasus Korupsi
Viral Video Lama Budhi Sarwono Pakai Jam Mewah padahal Keluhkan Gaji Rp 5 Juta, Hotman: Ketahuan Nih
Nama Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, terus menjadi sorotan seusai diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Nama Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, terus menjadi sorotan seusai diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Diberitakan sebelumnya, Budhi Sarwono resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi senilai Rp 2,1 miliar.
Budhi Sarwono diduga kuat meminta fee sejumlah proyek besar di Banjarnegara.
Setelah diciduk KPK, sejumlah video lama Budhi kembali viral dan beredar luas di media sosial.

Baca juga: Unggah Video di IG, Hotman Ungkit Ucapan Budhi Sarwono sebelum Diciduk KPK: Dulu Ngeluh Gaji Kecil
Baca juga: Sukacita Warga Banjarnegara Bupati Budhi Sarwono Ditangkap KPK, Cukur Gundul hingga Syukuran 7 Hari
Satu di antaranya video saat Budhi menjadi bintang tamu dalam acara Hotman Paris Show yang dipandu pengacara kondang Hotman Paris.
Budhi diundang dalam acara itu karena sempat viral seusai memamerkan gaji bupati sebesar Rp 5 juta rupiah.
Meski hadir untuk mengklarifikasi aksi viralnya itu, Budhi justru menggunakan jam tangan mewah dalam acara tersebut.
Hal itu pun menarik perhatian Hotman Paris.
"Tapi sebelum saya bicara lebih lanjut, jam kita sama-sama Rolex," ujar Hotman sembari menyandingkan jam tangan miliknya dengan milik Budhi.
"Waduh ketahuan nih, waduh."
Melaney Ricardo yang juga menjadi pembawa acara dalam acara itu lantas melontarkan sindiran terkait gaji bupati yang hanya Rp 5 juta.
"Bapak gaji 5 juta kok bisa beli Rolex," sahut Melaney.
Lebih lanjut, Hotman justru membahas soal cincin yang juga dipakai Budhi saat itu.
Baca juga: Sosok Budhi Sarwono yang Jadi Tersangka KPK, Harta Kekayaan Rp 23,8 Miliar, Protes Bergaji Rp 6 Juta
Baca juga: Ternyata Koruptor, Bupati Budhi Sarwono Pernah Viral Mengeluh Gajinya Sedikit Hanya Rp 6 Juta
Tak main-main, cincin Budhi pun terbuat dari berlian asli yang harganya cukup mahal.
"Ini berlian juga? ," tanya Hotman.
"Bukan pak," sahut Budhi.
"Ah jangan gitu, masa jamnya udah Rolexnya cincinnya enggak berlian, ah kaya" sambung Hotman.
"Jangan-jangan lima jutanya bukan rupiah tapi dolar," sindir Melaney.
Hotman kemudian membeberkan jam tangan mewah yang dipakai Budhi.
Meski sempat mengeluhkan gaji Rp 5 juta, Budhi ternyata memakai jam tangan ratusan juta.
"Ini Rolex minimum bisa sampai Rp 800 juta ini, benar ya?," tanya Hotman.
"Betul pak," tukas Budhi.
Warga Pasang Spanduk Sukacita
Aksi suka cita ternyata tidak diungkapkan warga melalui cukur gundul saja.
Seusai Budhi ditetapkan sebagai tersangka, muncul sejumlah sepanduk yang menyentil kasus korupsi yang menjerat sang bupati.
Aksi tersebut diinisiasi oleh Forum Jasa Konstruksi (Forjasi), Sabtu (4/9/2021).
"Selamat jalan bupatiku. Semoga tidak kembali lagi ke Banjarnegara."
"Terima kasih KPK telah menyelamatkan Banjarnegara."
"Kemenangan Satriya-satriya pinjunjul Banjarnegara."
Disambut Bahagia Warganya
Penetapan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disambut bahagia oleh sebagian warganya.
Sejumlah warga melakukan aksi cukur gundul hingga tasyakuran sebagai ungkapan rasa syukur atas ditangkapnya sang bupati oleh KPK terkait dugaan korupsi pada, Jumat (3/9/2021).
Aksi tersebut digelar oleh Forum Banjarnegara Bersatu (FBB) pada Sabtu (4/9/2021).
Baca juga: Bupati Banjarnegara Posting di IG Bantah Lakukan Korupsi, KPK Geledah Kamar Tahanan, Ini Hasilnya
Dilansir TribunWow.com, seorang peserta cukur gundul, Yanto Togog, mengaku aksinya itu merupakan bentuk perwujudan nazar.
Anggota FBB tersebut mengaku, aksi tersebut sudah seperti sebuah nazar baginya bila kasus korupsi di Banjargara terbongkar.
"Saya memang sudah bernazar cukur gundul. Dengan cukur gundul ini semoga ke depan pemerintahan di Banjarnegara menjadi bersih," ujar Yanto dikutip dari TribunJateng.com, Minggu (5/9/2021).
Sebelum aksi cukur gundul, warga dari kelompok FBB itu terlebih dulu mengadakan doa bersama.
Ketua FBB Setiawan Budiarto menuturkan, pihaknya berencana akan mengadakan acara tasyakuran selama tujuh hari berturut-turut.
Kegiatan itu bakal diselenggarakan di lokasi berbeda-beda secara bergantian.
"Syukuran akan terus dilakukan, sudah banyak masyarakat yang urunan," ucapnya saat ditemui di Desa Pucang, Kecamatan Bawang, Banjarnegara, Jawa Tengah.
Setiawan menyampaikan, memang selama ini pembangunan infrastruktur di Banjarnegara sangat pesat.
Namun, menurutnya, banyak masyarakat yang justru dirugikan.
"Masyarakat di kampung enggak tahu kalau bupati ini korupsi, karena terlena dengan jalan yang halus," kata Setiawan.
"Masyarakat dininabobokan dengan jalan halus, padahal itu menguntungkan bupati," ungkapnya.
Baca juga: Begini Cara Bupati Budhi Sarwono Korupsi Rp 2,1 Miliar dari Proyek di Banjarnegara
Bupati Ngotot Tak Lakukan Korupsi
Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, Budhi seolah ngotot dan membantah dirinya telah melakukan tindak korupsi.
Bagkan, ia dengan lantang menantang KPK untuk membuktikannya.
"Saya tadi diduga menerima uang Rp 2,1 miliar, mohon untuk ditunjukkan yang memberi siapa? Kepada siapa? Silakan ditunjukkan," terang Budhi saat ditemui di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (3/9/2021).
Budhi membantah meminta fee dari pemborong proyek di wilayahnya.
Ia merasa sudah bekerja keras demi memajukan Banjarnegara.
"Saya tidak pernah menerima sama sekali. Tolong ditunjukkan yang memberi siapa," terang Budhi. (TribunWow.com)
Berita lain terkait Bupati Banjarnegara
Sebagian artikel ini diolah dari TribunJateng.com dengan judul Ungkap Rasa Syukur Budhi Sarwono Jadi Tersangka KPK, Warga Banjarnegara Cukur Gundul, Tribunnews.com dengan judul Budhi Sarwono Jadi Tersangka KPK, Sejumlah Spanduk Terpasang di Banjarnegara: Selamat Jalan Bupatiku, dan Kompas.com dengan judul "KPK Tetapkan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono Tersangka "