Terkini Daerah
Digosipkan Ada Ustaz Sering Aniaya Para Santri, Pimpinan Ponpes di Demak Buka Suara: Kami Baru Tahu
Pimpinan Ponpes di Demak buka suara soal kesaksian warga yang sering lihat ustaz menganiaya santri.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Kasus penganiayaan seorang pengurus pondok pesantren terhadap para santrinya terungkap ke publik seusai video aksi penganiayaan pelaku beredar luas di media sosial.
Kejadian penganiayaan itu diketahui terjadi di Pondok Pesantren Tahfidz Anak Darul Musthofa, Kecamatan Wonosalam, Demak, Jawa Tengah, Rabu (1/9/2021) malam.
Seusai viral video penganiayaan tersebar, warga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) menyebut aksi kekerasan memang sudah biasa terjadi di tempat itu.
Baca juga: Hajar Santri yang Begadang, Pengurus Ponpes di Demak Angkat Korban yang Tiduran untuk Dianiaya
Baca juga: Viral 2 Bocah di Solok Copot Pakaian saat Mencuri, Belajar dari Kegagalan Rekan Sesama Pencuri
Hadir di acara Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Selasa (7/9/2021), Pimpinan Ponpes Darul Musthofa, KH. Muslih Abdul Rohman menjelaskan bahwa pelaku sudah tiga tahun bekerja di pondok.
Muslih menyebut, baru kali ini pelaku yakni Ustaz M terjerat masalah penganiayaan.
Keterangan Muslih berlawanan dengan pengakuan masyarakat yang sering melihat adanya tindak penganiayaan di TKP.
"Sekali lagi kami mohon maaf atas keteledoran kami sehingga tidak bisa mengontrol guru-guru yang ada di pondok kami," ujar Muslih.
Muslih melanjutkan menjawab rumor dari warga tentang seringnya penganiayaan terjadi.
Ia mengatakan, sebelumnya tidak pernah ada laporan dari masyarakat ataupun santri tentang tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pengurus Ponpes.
"Kami baru tahu setelah ada insiden ini," kata Muslih.
"Dari perlakuan yang berlebihan, pembinaan yang berlebihan dari ustaz kami, kami sangat menyesalkan dan kami mohon maaf atas keteledoran kami."
Muslih bercerita, dirinya sendiri baru mengetahui ada insiden penganiayaan setelah ada massa mendatangi pondok seusai video penganiayaan viral.
Ustaz M sendiri kini telah dinonaktifkan dari pondok.
Sedangkan para korban disebut-sebut beraktivitas seperti biasa.
"Jadi malam Kamis terjadi (penganiayaan), Kamis pagi salat subuh semuanya bangun dengan baik, tidak ada masalah," ujar Muslih.
"Sehingga kami tidak tahu persis adanya insiden malam itu," sambungnya.
Simak videonya mulai menit ke-6.00:
Ustaz M Membabi Buta Hajar Santri
Pada video yang beredar nampak awalnya pelaku memukuli satu per satu para santri yang tengah tertidur di sebuah ruangan.
Sang perekam nampak diam-diam menyorot pelaku dari luar ruangan.
Pelaku yang memakai baju berwarna abu-abu dan merah plus peci putih itu tampak secara keras menghajar para santri di tempat kejadian perkara (TKP).
Kemudian seorang santri yang sedang tertidur tiba-tiba diangkat paksa oleh pelaku lalu dipepet ke tembok yang ada di TKP.
Baca juga: Viral Kades Dituduh Aniaya Pemandu Lagu setelah Karaoke, Sebut si Wanita Lari-lari Sendiri ke Sawah
Para korban nampak tak berdaya menghadapi amukan pelaku.
Seorang korban juga nampak ingin kabur dari TKP namun dipanggil dan diminta kembali oleh pelaku.
Dikutip TribunWow.com dari TribunJateng.com, pelaku diketahui emosi lantaran para korban belum juga tertidur padahal sudah waktunya untuk tidur.
Kejadian itu terjadi ketika pelaku mengecek ke kamar yang ditempati korban.
Dilansir dari Instagram @polresdemak_, pelaku sudah diamankan oleh Polsek Wonosalam dan Polres Demak.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh oleh pihak kepolisian, para santri membantah saat dinasihati oleh pelaku.
Korban yang ngeyel lantas membuat pelaku emosi lalu melakukan penganiayaan.
Para korban kini sudah dibawa ke rumah sakit dan Polres Demak untuk menjalani kesehatan.
Sedangkan pelaku dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang perlindungan anak.(TribunWow.com/Anung)
Sebagian artikel ini diolah dari TribunJateng.com dengan judul Viral Video Ustadz di Ponpes Demak Aniaya Para Santri, Begini Kronologinya