Breaking News:

Kabar Duka

Sosok Ebenz Gitaris Burgerkill yang Meninggal Dunia, Ini Rekam Jejak Kariernya hingga Internasional

Kabar tersebut sontak membuat para musisi dan penggemar terkeju, pasalnya Ebenz sebeumnya masih aktif di media sosial.

Dokumentasi Pribadi
Eben Burgerkill meninggal dunia, Jumat (3/9/2021) sore. Eben Burgerkill meninggal saat sedang manggung di Bandung, Jawa Barat. Diduga, Eben Burgerkill mengalami serangan jantung. 

TRIBUNWOW.COM - Kabar duka, gitaris band metal Burgerkill, Ebenz meninggal dunia pada Jumat (3/9/2021).

Kabar tersebut sontak membuat para musisi dan penggemar terkeju, pasalnya Ebenz sebeumnya masih aktif di media sosial.

Sebelum meninggal, Ebenz masih aktā­if mengisi acara sebagai presenter.

Bernama asli Aris Tanto, Ebenz mengawali karier bersama Burgerkill pada Mei 1995.

Para personel Forgotten (tengah) bersama Ebenz Burgerkill (topi putih) saat Hearing Session yang digelar di Kantination Rumah The Panas Dalam Jalan Ambon, Kota Bandung, Jumat (10/11/2017).
Para personel Forgotten (tengah) bersama Ebenz Burgerkill (topi putih) saat Hearing Session yang digelar di Kantination Rumah The Panas Dalam Jalan Ambon, Kota Bandung, Jumat (10/11/2017). (TRIBUN JABAR/ISA RIAN FADILAH)

Band beraliran musik metal itu lahir di Bandung.

Meski garang di atas panggung, Ebenz adalah pribadi hangat yang menyayangi keluarga.

Ia menikah dengan Anggi Pratiwi pada 25 Juni 2006.

 

Dari pernikahan tersebut, Ebenz dikaruniai tiga anak laki-laki.

Ebenz adalah personel yang tetap bertahan setelah beberapa kali pergantian personel.

Single pertama yang dirilis Burgerkill adalah Underground Phenomenon Richard Mutter dalam cd kompilasi band-band Bandung pada 1997.

Burgerkill terus berkembang dan mengeluarkan single-single lainnya.

Hingga tahun 2000, Burgerkill resmi merilis album perdana mereka bertajuk Dua Sisi dalam naungan Riotic Record.

Di tahunyang sama, band metal ini juga merilis single Everlasting Hope Never Ending Pain dalam album komplasi.

Karya teranyar Burgerkill adalah Killchestra yang dirilis pada 2020 oleh BKCH Record.

Tidak hanya terkenal dalam negeri, Ebenz yang merupakan salah satu pendiri Burgerkill juga dikenal mancanegara.

Begundal (sebutan penggemar Burgerkill) juga ditemukan di luar negeri seperti Belanda.

Burgerkill sempat melakukan tur di Australia dan Asia Tenggara bersama musisi lain dalam Soundwave Festival 2009 dan Big Day Out 2010.

Pada 2015, Burgerkill pertama kalinya terbang ke Eropa untuk mengisi acara Wacken Open Air 2015 dan Bloodstock Open Air.

Album ketiga Burgerkill, Beyond Coma and Despair dipilih majalah Rolling Stone sebagai salah satu album terbaik pada 2006.

Tidak hanya album dan single, band metal veteran Indonesia ini juga mewarnai seni Indonesia melalui buku dan DVD.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved