Breaking News:

Terkini Nasional

Korban Kasus Dugaan Pelecehan di KPI Pernah 2 Kali Lapor Polisi, Pengacara Bongkar Tanggapan Aparat

Adanya dugaan perundungan dan pelecehan di internal Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) ramai menjadi sorotan.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Lailatun Niqmah
Facebook/KPI
Logo Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Terbaru, viral di media sosial curhatan seorang pria yang mengaku sebagai pegawai KPI Pusat menerima perundungan dan pelecehan dari rekan kerja sesama pria. 

MS melaporkan lima orang pegawai KPI inisial RM, FP, RT, EO dan CL yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadapnya.

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus

"Yang dilaporkan pertama RN, MP, RT, dan EO dan ke lima CL," kata Yusri dalam keterangannya, Kamis (2/9/2021).

Yusri mengatakan, berdasarkan pengakuan MS, pelecehan terjadi di ruang kerja gedung KPI.

"MS melaporkan pada waktu itu dia sedang bekerja di ruang kerja tiba-tiba datang para terlapor sebanyak 5 orang."

"Kemudian melakukan hal hal tidak senonoh itu pengakuannya yang kemudian dilaporkan,"
kata Yusri.

Polisi kini tengah mendalami kasus tersebut dan memeriksa saksi-saksi dan para terlapor.

Baca juga: Dapat Aduan, Hotman Paris Bongkar YouTuber Lakukan Dugaan Pelecehan ke Banyak Wanita: Masalah Serius

Cerita Perundungan dan Pelecehan MS

Pelecehan dan perundungan ini bahkan sudah dialami MS sejak 2012 silam.

Dikutip dari Tribunnews.com, Kamis (2/9/2021), MS mengaku kerap diintimidasi dan dilecehkan rekan kerja seniornya.

Tak hanya itu, ia juga kerap dipaksa membelikan makan layaknya seorang pesuruh di kantor.

MS merupakan seorang karyawan kontrak di KPI.

Meski sudah menikah dan memiliki anak, MS tetap menjadi korban pelecehan sesama pria di kantornya.

"Padahal kedudukan kami setara dan bukan tugas saya untuk melayani rekan kerja," ujar MS.

"Tapi mereka secara bersama sama merendahkan dan menindas saya layaknya budak pesuruh."

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
KPIPelecehan SeksualperundunganBullyBerita Viral
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved