Breaking News:

Viral Medsos

Fakta Viral Petugas SPBU di Bandung yang Marahi Pedagang Dikeroyok Massa, Ini Kata Saksi dan Polisi

Sebuah video yang memperlihatkan petugas SPBU marah-marah ke pedagang viral di media sosial. Ini faktanya.

YouTube tribunjabar video
KSD, pegawai SPBU di Cipadung yang sempat dikeroyok oleh warga namun diselamatkan polisi, Selasa (31/8/2021) siang. 

TRIBUNWOW.COM - Sebuah video yang memperlihatkan petugas SPBU marah-marah ke pedagang viral di media sosial.

Dikutip dari Tribun Jabar, peristiwa itu terjadi di sekitar SPBU di Cipadung, Cibiru, Bandung, Jawa Barat, Jumat (27/8/2021).

Petugas SPBU yang berinisial KSD itu sempat menyinggung soal rasis ketika marah-marah ke pedagang sehingga membuat tensi memanas.

Foto kiri: Beredar video pegawai SPBU di Bandung ribut dengan warga yang berjualan viral di media sosial. Foto kanan: KSD, pegawai SPBU di Cipadung yang sempat dikeroyok oleh warga namun diselamatkan polisi, Selasa (31/8/2021) siang.
Foto kiri: Beredar video pegawai SPBU di Bandung ribut dengan warga yang berjualan viral di media sosial. Foto kanan: KSD, pegawai SPBU di Cipadung yang sempat dikeroyok oleh warga namun diselamatkan polisi, Selasa (31/8/2021) siang. (Kolase IG Kamerapengawas dan YouTube tribunjabar video)

Baca juga: Babak Belur Dikeroyok Warga, Viral Pegawai SPBU Rasis di Bandung Pilih Berdamai

Meski KSD telah meminta maaf, kasusnya kini berbuntut panjang.

KSD dikabarkan sempat menjadi korban pengeroyokan warga pada Selasa (31/8/2021) siang.

Dalam video yang beredar, massa dengan beringas menganiaya petugas tersebut tanpa ampun.

Bahkan, massa juga masih memukuli meski pria tersebut tengah dibawa polisi.

Pengeroyokan itu terjadi di SPBU Nomor 34-40601 yang berlokasi Jalan A.H. Nasution Kelurahan Cipadung Kidul Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung.

Superiyadi (37) warga sekitar, sempat melihat keributan tersebut.

"Kejadiannya itu siang lah, sebelum Dzuhur, jam 11.30an. Lagi ngobrol, tiba-tiba kok ada rame-rame di SPBU, terus kok ada orang di pukulin. Saya lihat lebih dekat, ternyata petugas SPBU yang kemarin berselisih dengan pedagang dibawa pergi sama petugas kepolisian," ujarnya saat ditemui di seberang SPBU Cipadung, Selasa (31/8/2021) sore.

Penganiayaan tersebut dia yakini karena omongan petugas SPBU yang tidak dijaga dan cenderung merendahkan harga diri pedagang menggunakan mobil yang berjualan di sekitar bahu jalan depan SPBU, pada Sabtu (28/8/2021)

Petugas SPBU dan pedagang yang dikata-katai kasar itu sendiri sudah berdamai.

Namun pernyataannya yang cenderung menghina kelompok tertentu memancing emosi warga.

"Sejak kejadian, warga sudah mencari tapi petugas itu engga ketemu, kebetulan hari ini petugas itu ada, jadi warga pada datang," ucapnya.

Baca juga: Sudah Minta Maaf, Pegawai SPBU yang Viral Marahi PKL Dikeroyok Warga saat Diminta Klarifikasi

Ia menyayangkan petugas SPBU tersebut melontarkan kalimat yang merendahkan dan menghina kelompok lain.

"Mungkin ada kekecewaan yang memuncak dari masyarakat terhadap sikap arogansi dan tutur kata yang membuat warga tersinggung atau sebagainya. Akhirnya warga emosi dan terjadilah itu," ujar pria yang akrab disapa Feri tersebut.

Melihat emosi warga yang tidak terbendung, kata dia, petugas kepolisian pun segera bertindak dengan mengamankan petugas SPBU tersebut ke Polsek Panyileukan, guna mengantisipasi aksi lanjutan dari massa.

"Tadi dia (petugas SPBU) di bawa ke Polsek Panyileukan, karena melihat emosi dari warga yang tinggi dan khawatir terjadi sesuatu terhadap petugas itu," ucapnya.

Kapolsek Panyileukan, Kompol Suhendratno membenarkan petugas SPBU itu dikeroyok.

"Alhamdulillah, persoalan yang terjadi siang hari tadi di SPBU Cipadung Kidul telah selesai. Kedua belah pihak, termasuk kelompok masyarakat yang terlibat telah berdamai dan saling meminta maaf. Kesepakatan itu ditandai dengan adanya surat pernyataan yang ditandatangani oleh semua pihak di Mapolsek Panyileukan," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Selasa (31/8/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved