Breaking News:

Terkini Daerah

Bukti Baru Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Anjing Pelacak Endus Sepatu Putih, Ini Dugaan Polisi

Polisi mendapat petunjuk baru terkait kasus pembunuhan sadis terhadai Tuti (55) dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (23) asal Subang, Jawa Barat.

TribunJabar.id/Dwiky Maulana
Polisi mendatangi lokasi kejadian pembunuhan yang berlokasi di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (30/8/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Polisi mendapat petunjuk baru terkait kasus pembunuhan sadis terhadai Tuti (55) dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (23) asal Subang, Jawa Barat.

Dilansir TribunWow.com, bukti baru itu ditemukan oleh anjing pelacak yang diterjunkan saat olah TKP tambahan, Senin (30/8/2021) lalu.

Dari olah TKP tersebut, anjing pelacak menemukan sepatu putih di sekitar rumah korban.

Berdasarkan temuan itu, polisi menduga pelaku pembunuhan sadis sempat melarikan diri ke belakang rumah Tuti seusai melancarkan aksinya.

Situasi saat polisi melakukan olah TKP tambahan pada Senin (30/8/2021), di lokasi penemuan jasad Tuti dan Amalia Mustika Ratu di Subang, Jawa Barat.
Situasi saat polisi melakukan olah TKP tambahan pada Senin (30/8/2021), di lokasi penemuan jasad Tuti dan Amalia Mustika Ratu di Subang, Jawa Barat. (YouTube Kompas TV)

Baca juga: Klarifikasi Kuasa Hukum soal Kabar Yosef dan Istri Muda Dijemput Polisi karena Pembunuhan di Subang

Baca juga: H+1 Diperiksa di TKP Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Yosef dan Istri Muda Dijemput Polres Subang

Meski sudah mendapat barang bukti baru, polisi belum dapat mengetahui sosok pemilik sepatu putih itu.

Direktur Ditreskrimum Polda Jabar, Kombes K Yani Sudarto menjelaskan dalam olah TKP tambahan itu pihaknya memeriksa barang bukti yang diperkirakan terkait dengan kejadian.

Tak hanya itu, polisi juga mendatangkan sejumlah saksi, termasuk suami Tuti, Yosef (55), dan sang istri muda, M.

"Hasilnya ya belum, masa langsung. Periksa barang bukti yang diperkirakan terkait dengan kejadian ini," ujar Yani dalam kanal YouTube Kompas TV, Selasa (31/8/2021).

"Ada beberapa saksi yang dihadirkan."

Baca juga: Yosef dan Istri Muda Masih Diperiksa Polisi hingga Malam, Begini Kata Kapolres Subang

Baca juga: TKP Pembunuhan Ibu-Anak di Subang seperti Bekas Perkelahian, Yoris Blak-blakan soal Harta di TKP

Tak Melawan saat Diserang

Di sisi lain, Kapolres Subang, AKBP Sumarni menduga Tuti tak melawan saat diserang pelaku hingga tewas.

Dugaan itu muncul setelah hasil autopsi menunjukkan Tuti dan Amalia mengalami patah tulang di tengkorak.

Diduga, luka yang dialami kedua korban itu diakibatkan oleh hantaman benda tumpul berupa papan penggilasan yang ditemukan terdapat bercak darah

Dari hasil autopsi, diketahui pula Tuti mengalami luka robek di bibir.

"Sepertinya pada saat korban dipukul, korban bernama Tuti sedang tertidur, karena tidak ada perlawanan dari korban," terang Sumarni, dikutip dari TribunJabar.id, Selasa (31/8/2021).

Namun, pada tubuh Amalia ditemukan bekas pukulan.

Diduga Amalia sempat melawan saat diserang pelaku.

Selain itu, Sumarni juga menyebut ditemukan bekas tanah di tubuh Amalia.

Ia menduga korban sempat dieksekusi di kamar lalu dibawa ke kamar mandi untuk dibersihkan.

Setelah itu, barulah jasad Tuti dan Amalia ditumpuk di bagasi mobil.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved