Breaking News:

Terkini Nasional

Moeldoko akan Segera Laporkan 2 Aktivis ICW ke Polisi, Ini Kata sang Pengacara Otto Hasibuan

Moeldoko melalui kuasa hukumnya, Otto Hasibuan menegaskan akan segera melaporkan dua aktivis ICW terkait pencemaran nama baik.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Lailatun Niqmah
YouTube Kompas TV
Otto Hasibuan yang menjadi kuasa hukum Moeldoko kembali melayangkan somasi kepada ICW untuk memberikan bukti atas tuduhannya, Jumat (6/8/2021). Terbaru, Otto Hasibuan menegaskan bahwa Moeldoko akan segera melaporkan ICW ke polisi, Selasa (31/8/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Kuasa hukum Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko, Otto Hasibuan, menyatakan bahwa kliennya akan melaporkan dua aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) ke Polisi.

Hal itu tentu terkait pernyataan pihak ICW yang dianggap menuding Moeldoko terlibat bisnis Ivermectin dan ekspor beras.

Kendati demikian, Otto Hasibuan masih belum memastikan kapan laporan tersebut disampaikan ke pihak berwajib.

Kepala KSP Moeldoko menanggapi pertanyaan tentang konflik Partai Demokrat yang melibatkan dirinya, dalam konferensi pers Jumat, (9/4/2021).
Kepala KSP Moeldoko menanggapi pertanyaan tentang konflik Partai Demokrat yang melibatkan dirinya, dalam konferensi pers Jumat, (9/4/2021). (Capture YouTube Kompas TV)

Baca juga: Habis Kesabaran pada ICW, Moeldoko akan Lapor Polisi: Sembrono, Ini Pembunuhan Karakter, Cocokologi

Dilansir TribunWow.com, pihak Moeldoko sebelumnya telah melayangkan somasi tiga kali yang tak satupun yang dibalas oleh ICW.

Otto memastikan, pihaknya akan mengabarkan kepada media apabila pihaknya melapor.

"Kami akan melaporkan secepat mungkin. Nanti akan kami tetapkan tanggalnya," ujar Otto Hasibuan dikutip dalam konferensi pers secara daring dikutip dari Kompas.com, Selasa (31/8/2021).

"Apabila kami lapor akan beritahukan ke teman-teman wartawan kapan bisa mengikuti perkembangannya."

Dua aktivis peneliti ICW yang akan dilaporkan adalah Egi Primayogha dan Miftahul Choir.

Pasalnya, keduanya secara terang-terangan menyatakan kepada publik terkait dugaan keterlibatan Moeldoko dalam bisnis obat dan beras.

Baca juga: Pengacara Moeldoko Layangkan Somasi Kedua ke ICW, Otto Hasibuan: Kami Tidak Menerima Surat Balasan

Baca juga: Pamer Disuntik Vaksin Nusantara oleh Terawan, Moeldoko: Semoga Tidak Diasumsikan Macam-macam

"Yang akan dilaporkan jelas sementara ini tentu yang pertama yang akan kami laporkan adalah saudara Egi karena dia yang secara resmi secara verbal bilang melalui YouTube," ujar Otto.

"Yang kedua, saudara Miftahul yang membuat siaran pers lewat website ICW. Nah dua ini akan kami laporkan," lanjutnya.

Terkiat pihak lain yang mungkin juga ikut terlibat, Otto masih menanti perkembangan selanjutnya. 

"Kita akan lihat dari perkembangan kasusnya," katanya.

Otto menegaskan, laporan yang akan dilayangkan adalah terkait dugaan adanya pencemaran nama baik.

Sebagaimana diketahui, perkara ini bermula saat ICW menyinggung adanya sejumlah elite politik Tanah Air yang diduga dekat dengan produsen Ivermectin, PT Harsen Laboratories.

ICW lantas menuding Moeldoko memiliki hubungan dengan perusahaan obat yang diklaim dapat digunakan sebagai terapi Covid-19 itu.

"Laporan kami adalah laporan pencemaran nama baik melalui elektronik, karena bagaimanapun jelas tuduhan kepada Pak Moeldoko ini dilakukan adalah melalui elektronik baik melalui YouTube, baik melalui website," kata Otto.

Baca juga: Keluarganya Dituding ICW Terlibat Bisnis Obat Ivermectin, Moeldoko Pasang Badan: Tak Ada Urusan

Moeldoko: Kita Harus Kesatria

Di sisi lain, Moeldoko membenarkan bahwa dirinya akan melaporkan Indonesia Corruption Watch (ICW) ke polisi.

Jenderal Purnawirawan TNI tersebut merasa sudah memberikan kesempatan bagi ICW untuk melakukan klarifikasi dan mencabut tudingannya.

Namun setelah tiga somasi, Moeldoko merasa tidak ada itikad baik dari ICW.

"Anda minta maaf, klarifikasi, cabut pernyataan, selesai. Tapi kalau tidak dilaksanakan, saya lapor polisi," ucap Moeldoko saat konferensi pers dikutip TribunWow.com dari Tribunnews.com, Selasa (31/8/2021).

"Ini sikap saya, kita harus ksatria menjadi orang, akan dihormati orang lain," imbuhnya.

Baca juga: Moeldoko Tegaskan Presiden Jokowi Tetap Panglima Tertinggi Penanganan Covid-19: Tidak Ada yang Lain

Moeldoko mengatakan pihaknya sudah tiga kali memberikan kesempatan kepada ICW untuk mengklarifikasi dan meminta maaf.

Mernurut Moeldoko, pernyataan yang disampaikan oleh aktivis ICW tentang keterlibatannya dalam bisnis Ivermectin dan beras adalah pencemaran nama baik.

Terlebih, ia merasa bahwa asumsi tersebut tidak dibangun berdasarkan bukti kuat.

"Cara sembrono seperti ini, kalau dibiarkan akan merusak. Ini adalah character assassination, pembunuh karakter seseorang yang kebenarannya belum jelas," ujar Moeldoko.

"Apalagi dengan pendekatan-pendekatan cocoklogi, dicocok-cocokan, ini apa-apaan begini?," ucapnya geram. (TribunWow.com/Rilo)

Baca artikel lain terkait

Artikel diolah dari Kompas.com dengan judul "Kuasa Hukum Moeldoko Sebut Segera Laporkan 2 Aktivis ICW ke Polri",  "ICW Tak Cabut Tudingan soal Ivermectin, Moeldoko Siap-siap Lapor Polisi" dan Tribunnews.com dengan judul Buntut Tudingan Ivermectin, Moeldoko Laporkan ICW ke Polisi

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Otto HasibuanMoeldokoIndonesia Corruption Watch (ICW)ICW
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved