Breaking News:

Terkini Daerah

Wanita di Bali Diancam Dibunuh Mantan Pacar Bulenya, Pelaku Memaksa Minta Uang Makan ke Korban

WNA di Badung, Bali nekat mengancam membunuh mantan pacarnya sebelum memeras harta korban.

Tribun Bali/Prima
Ilustrasi Kekerasan. Seorang perempuan asal Bandung, Jawa Barat, diduga menjadi korban kekerasan oleh mantan pacarnya di Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali. 

TRIBUNWOW.COM - Nasib miris menimpa seorang wanita berinisial BMS (39) yang mendapat ancaman pembunuhan oleh mantan pacarnya sendiri yakni KCY alias H (Harry).

Tak hanya mengancam, pelaku yang merupakan warga negara asing (WNA) tersebut turut memeras korban.

Kasus ini diketahui terjadi di Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (27/8/2021) pukul 13.06 Wita.

Baca juga: Dituduh Jadi Pembunuh Ibu dan Anak di Subang, Kondisi Mental Yosef Kini Memburuk

Baca juga: Terungkap Curhat Pria di Medan sebelum Bunuh Ayah dan Kakaknya, Sempat Ancam Korban

Dikutip TribunWow.com dari Tribun-Bali.com, beruntung korban bisa kabur saat dibawa oleh pelaku.

Korban yang diketahui berasal dari Bandung, Jawa Barat itu telah melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian.

Semua berawal ketika korban dihubungi oleh pelaku melalui sambungan telepon.

Saat itu pelaku meminta agar korban datang menghampirina di Kerobokan Kelod, Badung.

"Dari laporan yang dibuat, awalnya korban memang ditelepon oleh mantannya untuk datang ke tempat tinggalnya," ujar Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Made Purwantara saat dikonfirmasi Minggu (29/8/2021).

Pada saat itu pelaku mengaku ingin membicarakan sesuatu dengan korban.

Korban pun mengiyakan ajakan pelaku dan datang menghampiri pelaku.

Namun sesampainya di kediaman pelaku, pelaku langsung merampas tas korban yang berisi kartu ATM, KTP, serta uang tunai senilai Rp 2 juta.

Pelaku kemudian meminta uang sebesar Rp 200 juta kepada korban.

Saat itu pelaku sudah mengancam akan membunuh korban jika permintaannya tidak dituruti.

Berdasarkan laporan korban, pelaku memaksa minta diberikan uang makan.

Selanjutnya pelaku dan korban pergi ke luar menggunakan sebuah mobil menuju Ubud.

Mereka kemudian sempat berhenti menghampiri sebuah ATM di wilayah Kerobokan, Badung.

Pelaku lalu turun untuk mengambil uang menggunakan ATM milik korban.

Setelah mengambil uang, korban dan pelaku kembali melanjutkan perjalanan.

Beruntung di tengah perjalanan, korban mendapat kesempatan untuk kabur.

"Setelah mengambil uang, mobil mereka mogok. Saat itu kata pelapor dirinya ada kesempatan untuk kabur. Bahkan pelapor ini diselamatkan oleh warga yang kebetulan ada di tempat tersebut," terang Iptu Purwantara.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved