Breaking News:

Konflik di Afghanistan

Amerika Serikat Kembali Luncurkan Serangan ke Kabul, Batalkan Rencana Bom Bunuh Diri Kedua ISIS-K

Amerika Serikat berhasil menghancurkan kendaraan yang membawa bahan peledak milik ISIS-K dan membatalkan rencana bom bunuh diri kedua di bandara Kabul

YouTube/BBC
Situasi di luar Bandara Kabul terlihat sepi, Taliban dengan kendaraan Amerika Serikat menghalangi orang-orang mendekat pada Kamis, (28/8/2021). AS luncurkan serangan untuk membatalkan rencana bom bunuh diri kedua ISIS-K di Bandara Internasional Hamid Karzai pada Minggu, (29/8/2021). 

TRIBUNWOW.COM – Afghanistan menerima serangan dari pesawat tak berawak (drone) yang dikonfirmasi oleh Amerika Serikat (AS) berhasil menghancurkan kendaraan yang membawa bahan peledak milik ISIS-K menuju bandara Kabul pada Minggu, (29/8/2021).

Serangan terbaru ini menyusul serangan AS pada Jumat lalu, menewaskan dua anggota ISIS-K yang diyakini terlibat dalam perencanaan bom bunuh diri di bandara Kabul yang menewaskan 13 anggota militer AS dan sejumlah warga Afghanistan sehari sebelumnya.

“Pasukan militer AS melakukan serangan udara tak berawak di atas cakrawala hari ini, ditujukan pada sebuah kendaraan di Kabul, menghilangkan ancaman ISIS-K yang akan segera terjadi di bandara Internasional Hamid Karzai,” ungkap Komando Pusat AS, Bill Urban dalam sebuah pernyataan, dikutip dari BBC News, Senin (30/8/2021).

Asap mengepul dari lokasi serangan drone Amerika Serikat di Kabul, Afghanistan pada Minggu, (29/8/2021). AS luncurkan serangan untuk membatalkan rencana bom bunuh diri kedua ISIS-K di Bandara Internasional Hamad Karzai.
Asap mengepul dari lokasi serangan drone Amerika Serikat di Kabul, Afghanistan pada Minggu, (29/8/2021).(YouTube/BBC News)

Baca juga: Sepekan Kuasai Afghanistan, Taliban Klaim Situasi Semakin Membaik

Baca juga: Penampakan Situasi di Kabul seusai Bom Bunuh Diri, Bocah hingga Orang Dewasa Kabur Ketakutan

“Kami yakin kami berhasil mencapai target. Ledakan sekunder yang signifikan dari kendaraan menunjukkan adanya sejumlah besar bahan peledak,” tambahnya.

Presiden AS Joe Biden sempat peringatkan serangan teror lain di bandara Kabul yang mungkin terjadi dalam 24-36 jam dan bersumpah melakukan serangan udara lanjutan untuk ISIS-K.

"Memasuki tahap akhir evakuasi AS, Taliban siap mengambil alih bandara Kabul yang ditargetkan berakhir pada 31 Agustus mendatang, meskipun masih terdapat seribu warga sipil AS yang harus diterbangkan," ungkap seorang pejabat keamanan Barat anonim kepada Reuters pada Minggu (29/8/2021).

Presiden Joe Biden mengatakan akan menepati tenggat waktunya untuk menarik semua pasukan AS dari Afghanistan.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap warga sipil asing dan mereka yang berisiko dievakuasi hari ini. Pasukan akan mulai terbang setelah proses ini selesai," kata pejabat yang ditempatkan di bandara.

Sebelumnya, Taliban telah membuat kesepakatan dengan AS terkait perizinan orang asing dan warga Afghanistan yang ingin pergi untuk bisa keluar dari negara.

Baca juga: Ledakan Dekat Bandara Kabul Tewaskan 60 Warga Afghanistan dan 13 Tentara AS, Joe Biden Bereaksi

Baca juga: Fakta Viral Video Ratusan Orang Lari dan Berebut Naik Pesawat di Kabul Afganistan, 5 Orang Tewas

Amerika Serikat dan sekutunya telah membawa sekitar 113 ribu orang keluar dari Afghanistan dalam dua minggu terakhir.

"Kami menunggu persetujuan terakhir dari Amerika untuk mengamankan kendali penuh atas bandara Kabul karena kedua belah pihak bertujuan untuk penyerahan cepat," tambahnya.

Pejabat keamanan Barat mengatakan kerumunan di gerbang bandara telah berkurang setelah peringatan khusus dari pemerintah AS tentang serangan lain yang mungkin terjadi setelah bom bunuh diri.

Dikutip dari CNBC, Dewan Keamanan PBB berencana melakukan pertemuan hari ini untuk membahas berbagai aspek situasi Afghanistan, setelah pertemuan 16 Agustus lalu, sehari setelah Taliban mengambil alih negara itu.

Menteri luar negeri G-7, bersama dengan Turki dan Qatar, juga berencana untuk mengadakan pertemuan virtual.

Joe Biden juga secara pribadi telah menemui keluarga 13 tentara AS yang meninggal akibat bom bunuh diri ISIS-K dan mengikuti pemindahan secara hormat di Pangkalan Angkatan Udara Dover kemarin, bersama ibu negara, Jill Biden. (TribunWow.com/Alma Dyani P)

Berita konflik Afghanistan lainnya

ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved