Breaking News:

Terkini Daerah

Nasib Nahas Remaja Berkali-kali Ditampar karena Senggol Mobil, Korban Diancam Pakai Airsoft Gun

Seorang pria warga Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, SN (51), diringkus polisi seusai menganiaya pengendara sepeda motor.

Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Atri Wahyu Mukti
Grafis Tribunlampung.co.id/Dodi
Ilustrasi - Seorang pria warga Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, SN (51), diringkus polisi seusai menganiaya pengendara sepeda motor, TP (15). 

TRIBUNWOW.COM - Seorang pria warga Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, SN (51), diringkus polisi seusai menganiaya pengendara sepeda motor, TP (15).

Dilansir TribunWow.com, penganiayaan itu bermula saat korban tak sengaja menyenggol mobil pelaku di Jalan Sukowati hingga tergores, Senin (2/8/2021).

Pelaku yang kesal kemudian menampar remaja asal Desa Randusongo, Magetan itu.

Ilustrasi -
Ilustrasi - Seorang pria warga Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, SN (51), diringkus polisi seusai menganiaya pengendara sepeda motor, TP (15). (Kompas.com/Tribunnews.com)

Baca juga: Sosok Pria yang Aniaya Pengendara Motor hingga Acungkan Airsoft Gun, Legalitas Senjata Dipertanyakan

Baca juga: Kronologi Kakek 65 Tahun Aniaya ART Tetangga karena Masalah Air Kotor, Videonya Viral di Medsos

Kasat Reskrim Polres Magetan, Iptu Rudy Hidajanto mengatakan pelaku berkali-kali menampar korban.

Namun, mulanya pelaku hanya sekali menampar remaja 18 tahun itu.

Seusai menampar, pelaku kemudian membawa korban ke bengkel mobil di Desa Ginuk untuk diperbaiki.

Di perjalanan, pelaku kembali menampar korban sebanyak dua kali.

Selain menampar, SN juga mengancam korban menggunakan Airsoft Gun yang disimpannya di bawah jok mobil.

“Dan tersangka mengeluarkan airsoft gun yang disimpan di bawah jok mobil," terang Rudy, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (28/8/2021).

Setelah korban membayar ganti rugi, ia pun pulang.

Korban mengalami luka di bagian dalam mulut akibat perbuatan SN.

Baca juga: Terekam CCTV Aniaya ART Secara Sadis, Kakek di Pulogadung Enggan Minta Maaf ke Korban

Baca juga: Kades Ungkap Kronologi Dugaan Penganiayaan terhadap Perwira TNI AU, Ternyata Warga Emosi karena Ini

Saat mengadu pada keluarga, korban mulanya enggan lapor polisi karena takut.

Namun karena didesak keluarga, korban akhirnya melapor ke polisi.

“Pada awalnya korban memang enggan melapor. Karena penganiayaan korban mengalami luka pada mulut bagian dalan,” ucap Rudy.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap SN.

Halaman
12
Tags:
Pengendara Sepeda MotorMagetanJawa TimurKorbanAirsoft Gun
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved