Cerita Selebriti
Sosok Didi Mahardika, Cucu Proklamator Soekarno yang Ciptakan Lagu Untuk Indonesia Raya
Didi Mahardika Soekarno merupakan sosok yang mencipakan lagu Untuk Indonesia Raya.
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Didi Mahardika Soekarno merupakan sosok yang mencipakan lagu Untuk Indonesia Raya.
Lagu tersebut diciptakan Didi Mahardika bersama grup musik TRAH yang dirilis belum lama ini.
Dikatakan oleh cucu proklamator Ir Soekarno tersebut, lagu Untuk Indonesia Raya itu dipersembahkan untuk bangsa Indonesia.
Supaya senantiasa selalu menjaga persatuan, sebagai bentuk cinta kepada Tanah Air Indonesia dalam keadaan apapun.
Baca juga: Iri Lesti Kejora dan Rizky Billar Makin Mesra setelah Nikah, Ady Sky: Minumnya Dikasih ke Suami Gitu
Terlebih, sudah lebih dari satu tahun pandemi Covid-19 melanda dunia, termasuk Indonesia, dan dampaknya nyata bagi seluruh masyarakat.
Didi Mahardika bersucap, sementara TRAH adalah grup musik yang beranggotakan beberapa produser dan musisi yang memiliki visi, misi dan selera musik sama.
Dalam menciptakan lagu berikut aransemennya, cucu Proklamator Soekarno itu, berkolaborasi dengan Dimas Pandu Danardono, Swara Wimayoga, Nanda Persada dan Rizki M.H.
Sementara itu, video musiknya diisi suara Rosmanizar, Meutia Amanda dan Retira Juliane.
"Ini bagian dari usaha kami bersama, untuk meningkatkan rasa cinta Tanah Air yang kami suarakan melalui media musik," ujar Didi Mahardika.
Proses Recording dan Mixing lagu Untuk Indonesia Raya dikerjakan di 1945MF Studio oleh Mahardika Soekarno dan Rizki M.H.
Sedangkan proses Mastering dikerjakan oleh Romy Soekarno di Marlinspike Hall Studio.
Baca juga: Dibuat dari Berlian Mewah, Ternyata Desain Cincin Rizky Billar dan Lesti Berbeda, Ini Maknanya
Video musik "Untuk Indonesia Raya" digarap dengan sentuhan sinematografi yang sederhana namun sarat dengan makna.
Sutradara Anggi Andriyana, terlihat mengedepankan cerita yang tersirat dalam video musik tersebut.
Video ini mengambil beberapa lokasi bersejarah dan ikonik diantaranya Bunderan HI, Gedung MPR/DPR, Museum Satria Mandala (Wisma Yaso), Gelora Bung Karno dan Monumen Nasional (Monas) .
Video ini melibatkan beberapa teman pelaku seni untuk mengisi suara dan tampil di video klip sebagai bentuk support.