Terkini Daerah
Ditelanjangi, Disiksa hingga Pingsan, Ini Kondisi Bocah SD di NTT Korban Penganiayaan 2 Oknum TNI
Dituding melakukan pencurian, bocah SD di NTT dihajar tanpa ampun oleh oknum prajurit TNI hingga korban pingsan dan trauma.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
AOK sempat mendatangi langsung rumah PS lalu membawa PS ke kediaman oknum TNI berinisial B.
Ketika itu korban dipulangkan tengah malam, sesampainya di rumah korban diam tak mau bercerita apapun ke orangtuanya.
Keesokannya, pada Jumat (13/8/2021), AOK kembali mencari korban yang sedang bermain di Pantai Baa.
AOK saat itu menginterogasi PS yang masih ia tuding mencuri ponsel.
Selanjutnya pada Kamis (19/8/2021) malam, AOK bersama B dan beberapa rekan pelaku lainnya mendatangi rumah PS.
Baca juga: Viral YouTuber Penista Agama, Pakai Nama Muhammad Kece dan Buat Konten Berjudul Kontroversial
PS kala itu ketakutan hingga bersembunyi di lemari kamar.
AOK memaksa masuk ke rumah korban lalu menemukan PS yang tengah bersembunyi di dalam.
Di rumah korban, korban dipukul oleh pelaku hingga mulutnya berdarah.
Tak berhenti di situ, korban kemudian dibawa ke rumah B.
Tidak lama kemudian, orangtua korban datang menyusul ke rumah B, di sana mereka mendapati anak mereka sudah tak berdaya dan tangan serta kaki anaknya diikat dengan tali.
Menurut pengakuan Joni, anaknya disiksa dalam kondisi terikat.
Kemudian pada Jumat dini hari, AOK mengantar pulang korban ke rumah dalam kondisi telanjang.
"Mereka antar anak saya hanya untuk menunjukkan tempat persembunyian HP yang dicuri. Tapi anak saya ini mengaku mencuri HP karena tidak tahan setelah dianiaya," kata Joni.
Joni menegaskan, anaknya tidak pernah melakukan pencurian.
Karena pelaku masih emosi, pelaku AOK sempat kembali membawa paksa korban ke rumah B untuk dianiaya.