Breaking News:

Terkini Daerah

Disiksa Ibu Angkat, Balita di Pondok Aren Punya Bekas Cakaran hingga Gigitan

BM (4) menderita begitu banyak luka akibat disiksa oleh ibu angkatnya sendiri setiap kali membuat kesalahan.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Wartakota/Rizki Amana
Tangkapan layar video amatir dugaan kekerasan terhadap anak dilakukan terduga pelaku orangtua angkat di Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Kota Tangsel. Korban berinisial BM (4) mengaku sering disiksa ibu angkatnya setiap membuat kesalahan. 

TRIBUNWOW.COM - Banyak bekas luka ditemukan pada tubuh seorang balita berinisial BM (4) yang dianiaya oleh ibu angkatnya di Perumahan Villa Bintaro Regency, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten.

Pada video yang viral beredar di WhatsApp, nampak korban tengah dibanting oleh ibu angkatnya.

Di tubuh BM, selain luka memar juga ditemukan bekas luka lainnya.

Baca juga: Sering Utangi Habib Bahar, Ryan Jombang Pakai Duit Pemberian Ibunda: Hasil Nabung

Baca juga: Baru 4 Bulan Jalin Asmara tapi Pacar Sudah Hamil 6 Bulan, HR Nekat Bunuh Kekasih lalu Buang Jasadnya

Dikutip TribunWow.com dari TribunJakarta, info itu disampaikan oleh Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan yang telah bertemu dan melihat langsung korban.

Pilar menjelaskan, secara kasat mata, di tubuh BM terdapat juga bekas luka cakaran hingga gigitan.

"Karena kita lihat kalau secara visual memang terjadi ada lebam di bagian punggung belakang. Kalau yang lama-lama itu ada beberapa luka-luka di kaki, di punggung juga, ada di perut tertutama belakang yang masih lebam," ujar Pilar.

Seusai dievakuasi dari rumahnya, BM kini ditempatkan di sebuah yayasan yang di bawah perlindungan Dinas Sosial dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

"Kebetulan ada pesantren, rencana di sana dulu yang kebetulan dekat dengan rumah Pak Kadis jadi bisa dikontrol juga sudah setuju InsyaAllah langsung dibawa ke sana," kata Pilar.

Pengakuan sang Balita

Sempat berbicara dengan BM, Pilar mendapat sejumlah informasi terkait kehidupan sehari-hari BM.

"Saya nanya ke anaknya sih, katanya sering (disiksa), setiap ada kesalahan anaknya dipukul, setiap ada kesalahan dipukul, dibanting," ungkap Pilar, Jumat (20/8/2021) malam.

Pilar melanjutkan ceritanya, BM mengaku dirinya biasanya disayangi oleh ibu dan ayah angkatnya.

Namun BM mengakui ibu angkatnya sering marah dan menganiaya dirinya.

BM juga bercerita sekujur tubuhnya pernah dipukuli oleh pelaku.

Dikutip TribunWow.com dari WARTAKOTAlive.com, pihak kepolisian kini tengah mendalami kasus tersebut.

Baca juga: Dipukul di Muka hingga Punggung oleh Oknum TNI, Warga Kramat Jati: Sudah Jatuh, Saya Masih Ditendang

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Tags:
BalitaPondok ArenTangerangBantenKekerasan
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved