Persib Bandung
Cerita Bek Asing Persib Bandung Nick Kuipers, Bisa Berbahasa Indonesia hingga Hafal Kata Umpatan
Bek asing asal Belanda, Nick Kuipers tampaknya sudah bisa berbahasa Indonesia setelah bergabung bersama Persib Bandung selama kurang lebih dua tahun.
Penulis: Yonatan Krisna Halman Tri Santosa
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Bek asing asal Belanda, Nick Kuipers tampaknya sudah bisa berbahasa Indonesia setelah bergabung bersama Persib Bandung selama kurang lebih dua tahun.
Direkrut Persib Bandung sejak tahun 2019, Nick Kuipers mulai bisa beradaptasi dengan bahasa Indonesia dan budaya lokal.
Hanya saja, Nick Kuipers masih menggunakan bahasa Indonesia yang sederhana dan mudah untuk dihafal.
"Iya dikit. Ya bukan hal yang spesial seperti 'apa kabar?', 'selamat makan' hanya yang simpel saja," kata Nick Kuipers melalui Laman Republik Bobotoh, Kamis (20/8/2021).
Baca juga: Robert Alberts Ungkap Kabar Baik dan Buruk untuk Persib Bandung Jelang Liga 1 2021, Apa Saja?
Baca juga: Setelah Persija Jakarta, Ini Ambisi Besar Seorang Marc Klok Bersama Persib Bandung di Liga 1 2021
Berdasarkan pengakuannya, Nick Kuipers kerap berbahasa Indonesia saat berlatih bersama penggawa Persib Bandung.
Nick sadar bahwa ia harus bisa menggunakan bahasa Indonesia seperti rekan-rekannya agar mudah membangun chemistry.
Akan tetapi, Nick Kuipers hanya menghafal beberapa kata yang menurutnya penting.
"Atau yang dipakai saat pertandingan seperti 'kanan', 'kiri' dan seperti lainnya. Yang penting seperti 'merapat' ketika kita menghadapi bola mati atau tendangan bebas," ungkapnya.
Kendati hanya mempelajari hal yang penting, siapa sangka Nick Kuipers ternyata juga pernah berbicara menggunakan kata yang berkonotasi negatif.
Kata itu kerap digunakannya saat marah atau memberi umpatan kepada wasit yang kinerjanya tidak becus.
"Dan wasit g****g," kata Nick menirukan umpatannya.
Rela Tak Pulang Kampung
Diketahui, Nick Kuipers rela tak pulang ke kampung halamannya dan memilih bertahan di Indonesia saat kompetisi Liga 1 2021 sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 yang terus merajalela.
Padahal, beberapa asing penggawa Persib Bandung lebih memilih pulang ke kampung halaman ketimbang bertahan di Indonesia.
Alasan dirinya enggan berlibur ke kampung halaman saat libur kompetisi karena kecintannya pada Indonesia dan para supporternya terkhusus Bobotoh.