Terkini Daerah
Sambil Bawa Pistol, Pelaku Penembakan Aiptu Josmer Manurung Sempat Minta Tolong Begini ke Tetangga
Pelaku penembakan Aiptu Josmer Manurung sempat meminta tolong ke tetangga untuk menghilangkan jejak.
Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Rekarinta Vintoko
Kapolsek Tanjungmorawa, AKP Sawangin Manurung membenarkan bahwa penembakan itu dipicu rasa sakit hati pelaku kepada korban.
"Dia sakit hati karena dimarahi. Korban inikan punya usaha peternakan bebek, jadi bebeknya itu banyak yang mati," ujar Sawangin, dikutip dari TribunMedan.com, Kamis (19/8/2021).
Korban sempat beberapa kali menegur pelaku agar memerhatikan pakan dan kebersihan ternaknya.
Namun, ucapan korban justru membuat pelaku dendam hingga berniat memberi pelajaran padanya.
Saat itu, korban tengah membersihkan senpi miliknya.
Baca juga: Kronologi Polisi Tewas Ditembak Kerabat, Pelaku Sempat Minta Tolong Warga Buang Mayat tapi Ditolak
Namun, pelaku tiba-tiba datang dari belakang dan langsung merebutnya.
Tanpa pikir panjang, Yones langsung melayangkan satu kali tembakan tepat di kepala pamannya.
"Jadi begitu dia (Josmer) datang ke sana, sempat bersihkan pistolnya. Tapi dari belakang direbut pelaku dan langsung ditembakkannya," jelas Sawangin.
Minta Bantuan untuk Seret Korban
Kejadian itu juga diketahui oleh warga bernama Supriadi (36) yang tinggal tak jauh dari lokasi penembakan.
Supriadi sempat mendengar suara tembakan dari Yones.
Namun, Yones ternyata tak tinggal diam setelah melakukan penembakan.
Sambil menenteng pistol, pelaku sempat datang ke rumah Supriadi untuk minta bantuan.
Yones ternyata bermaksud meminta tolong untuk dibantu menghilangkan jejak dengan mebuang korban.
Pasalnya, ia tak kuat menyeret sendiri pamannya yang telah tewas bersimbahh darah.