Viral di Media Sosial
Fakta Viral Ricuh di Sidang Paripurna DPRD Solok, Penyebab hingga Bupati Ngaku Tak Boleh Mencampuri
Viral di media sosial video detik-detik kericuhan yang terjadi saat sidang parnipurna anggota DPRD Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Editor: Lailatun Niqmah
"Jadi karena begitu tinggi terjadi dinamika, tingginya hujan instruksi, maka rapat diskors sampai waktu yang belum ditentukan," kata Dodi.
Dodi berharap anggota dewan yang lain untuk legowo.
"Sucikan hati. Kita ini kan disumpah dengan kitab suci masing-masing untuk berbuat baik kepada masyarakat," katanya.
Komentar Bupati Solok

Bupati Solok, Epyardi Asda yang hadir langsung dalam rapat memberikan komentarnya.
Ia sebagai undangan minta peserta rapat untuk tenang.
"Saya sampaikan jangan ribut. Kita dilihat orang, gitu aja."
"Tidak mau mendengarkan kata saya, terserah, itu internalnya mereka," tutur Epyardi, dikutip dari TribunPadang.com.
Melihat kondisi semakin memanas, Epyardi meminta izin untuk ke luar ruangan.
"Kan ada itu saya minta izin. Gimana mau lanjut atau tidak. Kata mereka, kami internal dulu, tolong bupati keluar. Oke kita keluar," lanjutnya.
Epyardi menegaskan, dirinya hanya sebagai undangan untuk pembahasan RPJMD.
Apapun yang terjadi, dirinya tidak mau ikut campur.
"Itu internalnya mereka, banyak partai di sana. Mereka punya pemikiran dan alasan tertentu. Saya tidak boleh ikut campur," tegas Epyardi.
(Tribunnews.com/Endra Kurniawan)(TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita)
Berita terkait Peristiwa Viral Lainnya
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Viral Video Sidang Paripurna DPRD Solok Berakhir Ricuh, Bupati: Saya Tidak Boleh Ikut Campur