Persib Bandung
Akibat PPKM, Psikologis Gelandang Persib Bandung Abdul Aziz Terganggu, Berikut Pengakuannya
Diperpanjangnya PPKM oleh Pemerintah ternyata membawa dampak yang kurang mengenakkan bagi gelandang Persib Bandung, Abdul Aziz.
Penulis: Yonatan Krisna Halman Tri Santosa
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Kendati harus berjuang dan bersaing, Aziz juga tak bisa memaksakan egonya untuk tembus skuad utama.
Aziz juga harus ingat bahwa perannya sebagai pemain adalah membawa Persib Bandung menjadi kampiun liga.
Baca juga: Kehilangan Pemain ke-12 Jadi Tantangan Besar Persib Bandung di Liga 1 2021, Robert: Sulit Diprediksi
Kondisi terkini Abdul Aziz
Gelandang tengah Persib Bandung, Abdul Aziz, mengaku saat ini kondisinya jauh lebih baik setelah sempat alami cedera.
Seperti diketahui, Abdul Aziz belum lama ini mengalami cedera lutut.
Cedera tersebut ia dapatkan kala membela Persib Bandung di ajang Piala Menpora 2021, April silam.
Kini, Aziz telah dinyatakan pulih dari cedera dan dijadwalkan kembali untuk melahap berbagai prorgam latihan jelang kick off Liga 1 2021 Jumat (27/8/2021).
Namun, hingga saat ini Abdul Aziz dan para pemain Persib Bandung lainnya masih berlatih secara individual.
"Sekarang mungkin saya sudah 90 persen. Saya sedang conditioning untuk mengembalikan kondisi fisik. Saya masih menjalani latihan mandiri. Dalam programnya itu harus ada latihan minimal jogging 30 menit," kata Aziz.
Mantan pemain PSMS Medan tersebut berharap jika kick off Liga 1 2021 tidak mengalami kemunduran lagi seperti sebelumnya.
Sembari fokus mengembalikan kebugarannya ke level terbaik.
"Yang paling penting bisa sembuh 100 persen. Saya juga berharap di tanggal 27 nanti sudah menjadi kepastian (Liga dimulai), tidak mundur lagi. Itu menjadi harapan terbesar saya sebagai pemain," harapnya.
Enjoy Lakoni Latihan Mandiri
Dikutip TribunWow.com dari laman resmi klub Persib.co.id, gelandang Persib Bandung, Abdul Aziz mengaku menikmati program latihan individu yang sedang dijalaninya saat ini.
Menu latihan yang diberikan tim pelatih membuatnya bisa menjaga kebugaran selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.