Breaking News:

Dana Fiktif

5 Anak Akidi Tio Kini Dicari Polisi, Disebut-sebut Jadi Pengusaha Sukses di Jakarta

Buntut dari viral kasus sumbangan Rp 2 triliun, pihak kepolisian kini tengah mencari keberadaan anak Akidi Tio yang disebut-sebut tinggal di Jakarta.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
Kolase DOKUMENTASI POLISI via Tribun Sumsel dan Tribunsumsel.com/ Shinta Dwi Anggraini
Foto kiri: Heriyanti tiba di Mapolda Sumsel pukul 12.59 WIB dan langsung digiring masuk ke ruang Dir Ditkrimum Polda Sumsel dengan pengawalan sejumlah petugas. Foto kanan: Penyerahan bantuan dana Rp 2 Triliun dari keluarga alm. Akidi Tio, pengusaha sukses asal Kota Langsa Kabupaten Aceh Timur untuk penanganan covid-19 di Sumsel, Senin (26/7/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Publik sempat digegerkan oleh aksi Heriyanti, wanita yang viral karena memberikan sumbangan Rp 2 triliun kepada Kapolda Sumatera Selatan untuk penanganan Covid-19.

Sumbangan tersebut kala itu diberikan atas nama almarhum Akidi Tio yang ternyata diketahui bahwa sumbangan bernilai fantastis hanyalah kebohongan belaka.

Meskipun sudah diketahui bohong, pihak kepolisian kini masih akan mencari anak Akidi Tio yang lain.

Baca juga: Fakta Viral Sumbangan 2T dari Warteg di Jakarta, Beda dengan Akidi Tio, Pemilik Kini Dicari Warga

Baca juga: Ditipu Dana Rp 2 T Keluarga Akidi Tio, Kapolda Sumsel Minta Maaf: Kelemahan Saya sebagai Manusia

Dikutip TribunWow.com dari SRIPOKU.com, Akidi Tio diketahui memiliki tujuh orang anak.

Anak paling bungsu adalah Heriyanti yang tinggal di Palembang, satu orang telah meninggal sedangkan lima sisanya tinggal di Jakarta.

Kelima anak Akidi Tio ini akan dicari dan diminta memberikan penjelasan soal sumbangan Rp 2 triliun.

"Dari mereka inilah nantinya minta penjelasan soal kebenaran bantuan Rp 2 triliun," kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes pol Supriadi, Jumat (6/8/2021).

Di sisi lain, pemeriksaan terhadap Heriyanti ditunda hingga yang bersangkutan benar-benar dalam kondisi sehat.

Sebelumnya diberitakan, lima anak Akidi Tio disebut-sebut kini menjadi pengusaha sukses di Jakarta.

Hal tersebut disampaikan oleh Prof dr Hardi Darmawan yang merupakan dokter keluarga Akidi Tio.

"Akidi Tio memiliki 7 anak, salah satunya tinggal di Palembang," kata Prof Hardi dalam tayangan Sumsel Virtual Fest 'Ungkap Fakta Sumbangan Rp2 Triliun Keluarga Akidi Tio', Selasa (27/7/2021).

Prof Hardi mengatakan bahwa salah satu anak Akidi Tio telah meninggal.

Sementara lima lainnya tinggal dan menjadi pengusaha sukses di Jakarta.

"Semuanya sukses di Jakarta," ungkapnya.

Prof Hardi mengatakan, sosok keluarga mendiang Akidi Tio serta anaknya-anaknya orang-orang sukses yang sederhana.

Bahkan, nama Akidi Tio memang baru muncul dan dikenal luas setelah sumbang Rp2 Triliun untuk penanganan Covid-19 di Sumsel.

Sayangnya, keluarga tersebut tetap tidak ingin diekspos kedermawanannya.

Hardi mengatakan bahwa pada dasarkan mereka memang orang-orang lowprofile yang tidak gila sorotan atau pujian.

"Alasannya mereka tak mau diekspos karena low profile," ujar Prof Hardi.

"Karena setahu saya mereka sering membantu orang sehari-hari dan mereka sangat low profile, kehidupannya sederhana dan tak bermewah-mewah," jelasnya.

Diduga Gelapkan Uang Miliaran

Selain kasus sumbangan bodong Rp 2 trilliun, Heriyanti anak bungsu mendiang Akidi Tio ternyata juga terlibat kasus lain terkait keuangan.

Belum lama ini, Heriyanti dilaporkan oleh sosok bernama dr. Siti Mirza Nuria karena perihal utang piutang.

Heriyanti diduga menggelapkan uang senilai Rp 3 miliar.

Baca juga: Mabes Polri Turun Tangan Selidiki Motif Keluarga Akidi Tio, BG Rp 2 Triliun Hanya Isapan Jempol

Laporan terhadap Heriyanti itu dibuat di SPKT Mapolda Sumsel pada 3 Agustus 2021 dengan Nomor Perkara : LP/B/704/VIII/2021/SPKT/Polda Sumsel.

Dikutip TribunWow.com dari TribunSumsel, dokter Siti Mirza melaporkan Heriyanti karena diduga telah melanggar ketentuan pasal 378 KUHPidana (penipuan) dan atau pasal 372 KUHPidana (penggelapan).

Kendati demikian, dokter Siti kabarnya justru ingin mencabut laporan yang belum genap seminggu dibuatnya tersebut.

Saat dikonfirmasi pada Jumat (6/8/2021), terungkap bahwa maksud dan tujuan awal dr Siti Mirza semula hanya sekadar ingin berkonsultasi dengan aparat kepolisian.

"Tapi kan baru konsul-konsul saja dengan polisi. Belum saya tandatangani (laporan kepolisiannya)," kata dr Siti dikonfirmasi oleh TribunSumsel.

Bukan tanpa alasan, dokter Siti Mirza Nuria ingin mencabut laporan tersebut.

Pasalnya, pihaknya merasa hanya akan membuang energi bila mengungkit sesuatu yang tidak mampu dibayarkan.

"Walaupun ternyata terlanjur dibuat, akan saya cabut saja. Atau pending saja. Tidak guna memeras kelapa bila tidak ada santannya. Menghabiskan energi," ungkapnya.

Selain itu, faktor lain yang membuatnya ingin mengurungkan niatnya adalah karena masih peduli pada Heriyanti.

Pasalnya, anak bungsu almarhum Akidi Tio itu masih sahabatnya sendiri meski telah merugikannya.

Terlebih, Heriyanti kini sedang dalam masa-masa sulit.

"Ya itu salah satu faktor. Yang lain karena dia sedang dalam keadaan susah finansial dan sering sakit-sakitan. Jangan menambah beban orang yang sedang terpuruk," ujarnya.

"Betul saya korban, uang saya kan hilang. Tapi saya yakin Allah akan mengganti dari jalan yang lain, aamiin," ujar dokter Siti. (TribunWow.com/Anung/Rilo)

Artikel ini diolah dari TribunSumsel.com dengan judul Dr Siti Mirza Nuria Laporkan Heriyanti Akidi Tio, Tapi Masih Merasa Kasihan Sebagai Sahabat dan TribunJakarta.com dengan judul Laporan Dugaan Penipuan Anak Akidi Tio di Polda Metro Dicabut, Polisi Akan Klarifikasi Pelapor , serta Sripoku.com dengan judul Sosok 5 Anak Akidi Tio Pernah Diungkap Dokter Keluarga, Prof Hardi : Pengusaha Sukses di Jakarta

Berita Viral Lainnya

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Akidi TioDana FiktifHeriyantiRudi SutadiSumatera Selatan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved