Virus Corona
6 Herbal Bantu Redakan Nyeri Sendi, Bisa Digunakan Pasien Covid-19 saat Isolasi Mandiri
Nyeri sendi menjadi salah satu gejala kerap dialami pasien Covid-19 yang bisa diredakan dengan beberapa jenis herbal.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Nyeri sendi menjadi salah satu gejala kerap dialami pasien Covid-19 yang bisa diredakan dengan beberapa jenis herbal.
Dilansir dari situs WHO, gejala yang paling sering dialami pasien Covid-19 saat awal terinfeksi virus Covid-19 adalah demam, batuk kering, nyeri sendi, dan perasaan mudah lelah (fatigue).
Ada juga beberapa gejala lain yang kerap ditemukan pada pasien Covid-19 meski tak sebanyak gejala yang paling umum ditemukan.
Gejala yang bisa terjadi antara lain nyeri tenggorokan, diare, konjungtivitis (mata merah), sakit kepala, hilangnya indera perasa atau penciuman, ruam pada kulit, atau perubahan warna pada jari tangan atau jari kaki.
Baca juga: Ada Keluarga Isolasi Mandiri di Rumah, Simak Tips Merawat Pasien Covid-19 yang Aman
Demam, kelelahan dan nyeri sendi, menjadi gejala paling sering dialami karena memang biasa terjadi ketika ada virus masuk ke dalam tubuh bahkan selain Covid-19.
Gejala tersebut terjadi dimungkinkan adalah sebagai pertanda peradangan pada Covid-19 yang artinya sistem kekebalan sedang berusaha melawan virus yang masuk ke dalam tubuh.
Tetapi terkadang nyeri sendi bisa bertahan hingga beberapa hari dan membuat tubuh terasa tidak nyaman dan bisa membuat sulit tidur.
Dikutip dari klikdokter, untuk mengatasi nyeri sendi biasanya digunakan obat paracetamol atau obat antiinflamasi untuk mengobati peradangan yang menjadi sebab peradangan.
Selain itu penggunaan obat lain juga bisa digunakan untuk membuat rasa nyaman terhadap sendi.
Ada juga beberapa jenis herbal yang bisa digunakan untuk membantu mengatasi nyeri sendi, yaitu:
Baca juga: Merupakan Gejala Covid-19, Ini Herbal yang Bisa Bantu Redakan Batuk saat Isolasi Mandiri
1. Teh Hijau
"Teh hijau memiliki banyak kandungan polifenol, serta bersifat antiradang dan antioksidan. Efek biasanya meredakan nyeri akibat radang sendi," kata dr. Muhammad Iqbal Ramadhan yang merupakan dokter di telemedicine klikdokter, Senin (5/4/2021).
2. Jahe
"Jahe bisa digunakan sebagai obat antiradang, sifat ini mirip dengan obat rheumatoid arthritis, seperti ibuprofen atau COX 2 inhibitor," jelasnya.
dr. Iqbal juga menjelaskan bahwa jahe juga bisa digunakan untuk mengurangi nyeri sendi akibat asam urat.
3. Lidah Buaya
Selama ini lidah buaya memang dikenal bisa digunakan untuk kesehatan terutama kesehatan rambut dan kulit.
Tetapi lidah buaya ternyata juga dapat digunakan untuk membantu mengatasi nyeri sendi.
“Lidah buaya memiliki efek antiradang, sifatnya mencegah pelepasan enzim pemicu peradangan ke dalam darah," kata dr. Iqbal.
Baca juga: Ingin Sehat dengan Obat Herbal di Masa Pandemi Covid-19? Ada Tips agar Tidak Salah Pilih

4. Air Garam
"Bisa menggunakan rendaman air garam, air hangat yang dicampur dengan garam disinyalir bisa meredakan nyeri derajat ringan akibat peradangan sendi," tutur dr. Iqbal.
5. Kunyit
Kunyit memang telah dikenal di Indonesia memiliki banyak khasiat untuk kesehatan.
Salah satu khasiat kunyit juga bisa mengatasi sensasi nyeri akibat radang sendi.
Kandungan nutrisi utama kunyit, yaitu kurkumin, juga memiliki sifat antiradang.
Beberapa studi menduga, rempah ini bisa membantu mengatasi nyeri sendi dan kondisi rematik lainnya.
6. Eucalyptus (minyak kayu putih)
Eucalyptus atau minyak hasil sulingan daun kayu putih memiliki sifat antibakteri, antivirus, dan antiradang.
Flavonoid dan tanin dalam daun kayu putih juga memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan dan nyeri.
Sebuah studi tahun 2016 yang terbit dalam National Library of Medicine (PubMed) mengatakan, ekstrak daun kayu putih dapat secara signifikan mengurangi dua enzim peradangan yaitu interleukin-6 dan tumor necrosis factor alpha.
Ekstrak kayu putih sebagai minyak esensial biasa disebut dengan minyak kayu putih.
Minyak kayu putih juga bisa digunakan dengan mencampurkannya sebagai air rendaman untuk mandi.
Akan tetapi, orang sensitif harus berhati-hati saat menggunakan ramuan tersebut.
Paparan minyak kayu putih dapat menimbulkan reaksi alergi pada orang-orang yang sensitif terhadap bahan tersebut.
Beberapa herbal yang digunakan juga bukan berarti tanpa efek samping.
Pasien Covid-19 bisa meanyakan takaran atau dosis penggunaan yang tepat kepada dokter atau ahli farmasi untuk mengetahuinya lebih lanjut.
"Efek sampingnya ada beberapa, misalnya nyeri perut atau perut kembung. Biasanya karena belum makan, untuk ramuan herbal yang diminum," ucap dr. Iqbal.
"Bisa juga mengalami mual, muntah, dan diare kalau penggunaannya berlebihan atau dikonsumsi dalam keadaan perut kosong," pungkasnya. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)
Baca Artikel Terkait Covid-19 Lainnya