Viral Medsos
Sempat Viral Diseret dan Dikeroyok Warga, Selamat Sianipar Pasien Covid-19 di Sumut Meninggal Dunia
Pasien Covid-19 asal Toba, Sumatera Utara yang sempat viral dikeroyok warga akhirnya meninggal dunia pada Minggu (1/8/2021).
Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Pasien Covid-19 bernama Selemat Sianipar (45) asal Toba, Sumatera Utara, yang sempat viral akhirnya meninggal dunia.
Dilansir TribunWow.com, korban meninggal dunia di RSUP Adam Mailik Rosario pada Minggu (1/8/2021).
Selamat Sianipar sempat menjadi sorotan saat insiden dirinya dikeroyok warga Dusun Bulu Silape, Desa Sianipar II, Kecamatan Silaen, karena dianggap kabur dari tempat isolasi mandiri.
Setelah insiden tersebut, Selamat akhirnya dirawat kembali di RSUD Porsea sebelum akhirnya dirujuk ke RSUP Adam Malik Rosario Medan.
Baca juga: Aurel Iri pada Pasangan Viral di TikTok, Atta Halilintar Takut Bosan: Kita Uwu-uwunya di Belakang
Baca juga: Fakta Viral Ibu-ibu Masukkan Motor ke Ruang IGD saat Antar Pasien, Ini Penjelasan Pihak Rumah Sakit
Dikonfirmasi oleh TribunMedan.com, Kasubbag Humas RSUP Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak membenarkan pasien atas nama Selamat Sianipar telah meninggal dunia.
"Iya benar sudah meninggal tadi sore sekitar pukul 16.30 WIB," kata Rosario dikutip dari TribunMedan, Senin (2/8/2021)
Selamat Sianipar diketahui sudah dirawat sejak 29 Juli 2021 di ruang isolasi untuk pasien Covid-19.
Terpisah, kabar meninggalnya Selamat Sianipar itu juga dibenarkan oleh saudara korban yang bernama Reagen.
Reagen mengatakan, saat ini pihak keluarga sudah ada yang datang ke RSUP Adam Malik Medan.
"Jenazah malam ini akan langsung dibawa ke Toba," ujarnya.
Baca juga: Setelah Viral, Ibu Penjual Es Tebu Nangis sampai Sujud Syukur Diberi Hadiah Rumah, Simak Videonya
Ditik-detik Korban Dianiaya
Sebelumnya, Selamat Sianipar yang merupakan pasien Covid-19 diperlakukan tidak manusiawi oleh warga setempat.
Kejadian tersebut lantas terekam oleh video amatir dan viral di media sosial.
Video dugaan penganiayaan terhadap Selamat pertama kali diunggah oleh pemilik akun @jhosua_lubis, yang tak lain adalah keponakan korban.
Saat dikonfirmasi melalui telepon pada Sabtu (24/7/2021), Joshua mengatakan bahwa pamannya diperlakukan tidak pantas oleh para warga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/n-positif-covid-19-di-toba-disiksa-oleh.jpg)